JALAN PANJANG KEGELAPAN SEBELUM CAHAYA

Pernah dimuat di Malang Post, klik!

Judul              : Dr. White

Penulis          : Adipati Sabrang El Faruq

Penerbit         : Safirah (Diva Press)
Tahun Terbit         : Juli, 2012
Jumlah Halaman     : 273 halaman
ISBN             :  978-602-7663-10-7
Peresensi         : Muhammad Rasyid Ridho, Ketua Journalistic Club Ikom UMM dan anggota  Forum Lingkar Pena Malang Raya. Mahasiswa Jurusan Ilmu Komunikasi UMM.

Arhur Larry White. Adik dari Ronald Tarry White. Anak kedua dari seorang pengusaha kaya raya dan terhormat di Inggris, Smith Ericson White. Ronald yang ingin menjadi pianis handal harus membuang jauh impiannya, karena pilihan sang ayah ingin anaknya kuliah jurusan ekonomi dan menjadi ekonom sebagai langkah penerus pemimpin perusahaan. Berbeda dengan kakaknya, Arthur lebih memilih mengejar cita-citanya menjadi seorang dokter dan akhirnya harus diusir dari rumah keluarga besar Smith Ericson White dan bapaknya menyuruh dia  untuk mengubah namanya (Halaman 52-53).

Namun belum selesai kuliah dan menjadi seorang dokter yang diimpikan, kehidupan Arthur rusak terlebih dahulu tersebab fitnah dari seorang wanita, Luna. D. Clutton. Dia adalah seorang dokter wanita yang cantik dan sebenarnya menurut Arthur lebih cocok menjadi model ketimbang dokter karena kecantikannya. Luna adalah wanita yang dicintai Arthur. Namun sayang cinta yang tulus tak selamanya akan mendapatkan timbal balik yaitu cinta yang tulus pula dari yang dicinta. Luna hanya mencintai Arthur karena tahu Arthur adalah anak orang kaya di Inggris, Smith.

Suatu ketika Luna mengajak Arthur ke dalam sebuah ruang, dan di tempat itulah akhirnya Arthur difitnah akan memperkosa dirinya. Akhirnya, Arthur harus menjadi korban dan mendapatkan hukuman dikeluarkan dari universitas tempat dia mengurai mimpinya menjadi dokter dan hukuman penjara (Halaman 84-87). Sejak itulah kehidupan Arthur berubah, berbeda seratus delapan puluh derajat dari biasanya.

Minuman keras, pertarungan ilegal, memukul orang, merusak rumah orang dan sikap negatif lain kini menjadi kebiasaan saban harinya sebagai mata kuliah yang dia praktekkan setelah lulus dari delapan tahun menjadi mahasiswa di penjara dan merubah namanya menjadi Tim Webb. Tersebab frustasi yang telah memuncak, maka semua itulah yang menjadi pelampiasan yang bisa dia lakukan. Dia sering memenangkan pertarungan ilegal yang dia ikuti, dari itulah dia mendapatkan uang untuk terus hidup dan mengobati luka dan memar yang melekat di tubuhnya pasca bertarung.

Tanpa dia minta dalam kehidupannya hadir tiga orang yang menghiasi hari-harinya. Alice Green anak dari pemilik apartemen (Samington Green) yang ditempati oleh Arthur (Halaman 35). Dia membantu saat Arthur saat terluka dan membawanya ke apartemen dan menaruhnya di sebuah kamar apartemen yang tidak dipakai. Nisa (Halaman 25-28),  perempuan kecil muslim  Indonesia yang tersesat di jalan dan bertemu serta mengikutinya sampai di apartemen. Terakhir, Hanry James Artorius, yang biasa disapa Finn (Halaman 111). Dan ternyata Finn adalah anak dari kakak Arthur, Ronald.

Semenjak pertemuan dengan tiga orang tersebut kehidupan Tim berangsur berubah. Ia mulai bisa mendapatkan ketenangan dan nikmat hidup bersama mereka. Namun, ada satu yang masih tersisa di hati dan pikiran Arthur (Tim) yakni membalas dendamnya kepada Luna.

Singkat cerita, akhirnya Tim Webb mengetahui keberadaan terakhir Luna. Dan ternyata Luna sedang mengincar Ronald, lebih tepatnya mengincar harta kekayaan Ronald. Arthur menghadiri malam pertunangan Luna dan Ronald. Dan tanpa sadar Luna telah bersama Arthur di tempat yang tak diketahui banyak hadirin. Mereka berdansa di sana. Sampai akhirnya, Luna bahwa orang di depannya adalah Arthur, lalu pistol ditangannya mengeluarkan timah panas tepat sasaran menembus dada Arthur ( Halaman 245-250).

Selesai sudah dendam yang membara di dada Arthur, Luna akhirnya harus mendekm di Penjara. Arthur menjalani perawatan dan tak siuman beberapa lama. Dia bermimpi bertemu seorang lelaki tampan tak ada yang lebih tampan darinya yang bercahaya (Halaman 257), dalam hal ini saya mencoba menafsirkan lelaki itu adalah Rasulullah Muhammad SAW. Lelaki itu menolongnya ketika dalam mimpi bertemu ular dan mimpi yang menakutkan lainnya. Dan setelah itu dia terbangun dan meminta untuk diajarkan tata cara berwudhu dan akhirnya dia meninggal dalam keadaan Islam dan Suci.

Mengoreksi resensi Rifqatul Husna di Koran Jakarta (15/ 8/ 2012), yang mengatakan hidup Tim Webb membaik karena dua anak kecil, Nisa dan Finn (Hanry-diresensi itu bernama Henry). Sebetulnya juga ada satu wanita yang berpengaruh bagi kehidupan Arthur seperti yang saya uraikan di atas yakni Alice.

Menurut Rifqatul Husna,  novel ini memberikan dua pelajaran yakni; Orang tua tak boleh memaksakan kehendak pada anaknya dan kebaikan tak akan musnah di hadapan kejahatan sebesar apapun.
Selain itu sebenarnya masih ada pelajaran lainnya yaitu, percayalah pada cinta yang sah saja. Hidup ini bagaikan roda yang berjalan, kadang di atas dan kadang di bawah, kadang kaya kadang miskin, kadang sukses kadang gagal, asalkan ada kepercayaan pada Allah-Tuhan Yang Menguasi Kehidupan manusia dan makhluk lainnya- maka frustasi dan galau akan mudah ditumpas dari hati dan pikiran manusia. Karena ada tempat bersandar, bersyukur ketika sukses dan pantang menyerah dan putus asa ketika gagal. Terakhir, hidup ini misteri, kematian itu misteri tak ada yang tahu kapan nyawa ini pergi meninggalkan tubuh. Kita tidak pernah tahu, ada yang banyak beramal shalih ketika hidupnya akan tetapi mati su’ul khatimah. Namun, ada pula yang sudah terbiasa dengan kehidupan gelap dan tak baik selama awal-awal hidupnya namun sepeninggalnya dalam husnul khotimah. Menurut saya ini pelajaran pamungkas dari novel karya Adipati Sabrang El-Faruq ini. Saya kutipkan quote bagus yang ada di cover novel ini, “Diperlukan kegelapan yang sangat pekat guna melihat cahaya yang kukuh dan sejati.”

Silakan Tinggalkan Jejak

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s