(04-Resensi Buku 2013-Wawasanews.com 2 Februari 2013) Cinta Berbatas Waktu

Cover Kira

Judul                  : Kira

Penulis               : Dhian Gowinda

Penerbit             : Bentang Belia
Tahun Terbit       : Juli, 2012
Jumlah Halaman  : 152 Hal
ISBN                  : 978-602-9397-33-8
Peresensi           :  Muhammad Rasyid Ridho, Ketua Journalistic Club Ikom Universitas Muhammadiyah Malang dan bergiat di Forum Lingkar Pena Malang Raya. Mahasiswa Jurusan Ilmu Komunikasi UMM
dimuat di Wawasanews.com 2 Februari 2013, klik! 
Rangga, tokoh utama dalam prolognya sedang membaca sebuah diary yang istimewa baginya. Istimewa karena pemilik diary itu pacarnya, Kira. Kira suka bintang-bintang yang bertebangan di langit, kopi, gerimis, dan juga Korea addict. SHINee termasuk salah satuboyband yang diidolakannya (hlm. 6).

Diceritakan, Rangga menyukai Kira, biasanya dia memanggil Kira dengan panggilan Kira-Kira. Dia mengejar-ngejarnya sebab Kira selalu menolak permintaan Rangga untuk menjadikannya pacar. Ya, Kira tak suka Rangga.
        Namun Rangga yang cinta mati pada Kira tak putus asa. Mozza, sahabat Kira yang juga dekat dengan Rangga, dimintai tolong. Rangga menanyakan segala hal yang berkaitan dengan Kira.
        Setelah tahu Kira sangat menyukai Lupus, Rangga mengubah gaya rambutnya dengan gaya Lupus. Walaupun diejek teman-temannya soal rambut karena bukan zamannya, dia cuek. Tak terkecuali ketika Kira tak menggubris potongan rambut Rangga. Dia terus berjuang mendapatkan cintanya.
        Usaha lainnya ialah mencoba memberikan sesuatu yang Kira sukai. Kali ini dia memberi kado yang berisi DVD film-film Korea. Dengan berat hati walaupun Kira menginginkan film-film yang Rangga beri, demi harga diri yang dia jaga, maka dikembalikanlah kado berisi film-film Korea tersebut oleh Kira (14-15).
        Singkat cerita, Kira meninggal dunia saat sepeda motor yang mereka berdua naiki menabrak sebuah truk. Sedikit klise memang kisahnya. Rangga sulit melepas Kira, walau kenyataannya Kira sudah tiada di dunia. Akhirnya, dia memutuskan untuk pergi tempat di mana Kira ingin menginjakkan kakinya yang sampai dia meninggal belum kesampaian: Korea.
        Dhian Gowinda sebagai penulis novel teenlit ini sudah cukup bagus di usianya yang masih muda. Walau mengangkat tema yang banyak orang tulis, namun saya kira Dhian mampu membawa pembaca novelnya untuk mengikuti kisah sampai akhir. Terus berkarya Dhian di usiamu yang masih panjang. Dan untuk pembaca, selamat menikmati!

Silakan Tinggalkan Jejak

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s