(16-Resensi Buku 2013-Radarseni.com28 April 2013) Maria Tsabat: Violinis Berhati Teguh

Judul                            : Maria Tsabat

Penulis                          : Herlinatiens

Penerbit                       : Diva Press

Tahun Terbit                : November, 2012

Jumlah Halaman          : 386 halaman

ISBN                           :  978-602-7665-85-9

Peresensi                     : Muhammad Rasyid Ridho,Ketua Journalistic Club Ikom UMM dan anggota  Forum Lingkar Pena Malang Raya. MahasiswaJurusan Ilmu Komunikasi UMM.

Jika Anda mencari novel dengan penuhintrik, tak hanya mengumbar romantisme cinta tetapi ada politik, budaya, kritiksosial. Novel karya Herlinatiens berjudul MariaTsabat, barangkali bisa menjadi pilihan.

Tidak seperti novel pada umumnya,novel ini tidak menggunakan bab perbab dalam memenggal rangkaian novel. Tetapidengan mencantumkan nama tokoh di atas dan bercerita bebas tanpa adapembicaraan yang teratur. Maria Tsabat adalah seorang violinis. Novel ini diawali dengan kematiannya sehari sebelum diadakannya pameran foto-fotonya yangdiadakan oleh Canang, seorang fotografer dia bercerita di awal.

Kemudian selain dia ada pula Haidharorang asli Yogyakarta mencari penghasilan di Bali. Awalnya, bekerja denganpenari. Namun, akhirnya menjadi pembuat canang upacara adat-adat Bali. Walaubegitu dia masih sangat sulit keuangannya. Diceritakan juga dia mencintai MaiaDiatri atau Jeng anak Maria seperti halnya Canang. Namun, perlahan dia mencobamelupakan Jeng dan mencoba untuk mencintai Rani.

Ada Romo, pemuka agama yang jugadosen Maria Tsabat. Seseorang yang dekat seolah sahabat bagi Maria. Dia menjaditempat mencari ilmu juga debat bagi Maria baik di kelas maupun di luar kelas.Ternyata Maria menyukai Romo tanpa mengatakannya. Romo pergi ke Vatikan. Yangsebenarnya Maria adalah calon istri adik Romo, namun rencana pernikahan merekatak pernah terjadi.

John juga menjadi tokoh yangberbicara dalam novel ini. Dia adalah orang LSM. Dan termasuk orang yang palingdibenci oleh Maria, karena menganggap LSM cuma manis di depan rakyat sebagailembaga yang membela rakyat. Namun, menurut Maria bisa jadi itu cumaakal-akalan saja untuk mendapatkan banyak donator.

Selain itu pula sebagai nama yangdijadikan judul dalam novel ini, Maria Tsabat pun turut sebagai pencerita.Maria teguh pendirian, tak ingin mengemis cinta padahal dia mencintai dan ingindicintai. Dia pula cenderung mendukung pemerintah ketimbang LSM-LSM yang ada.
Daribab pertama novel ini terkesan suliti dipahami, karena tak ada bab dan bahasayang nyastra sehingga pembaca harus berupaya memahami dengan mengulang. Gayabahasa hiperbola dan metafora cukup banyak semakin memperindah novel ini. Novelini akan membawa Anda pada Yogyakarta dan Bali yang eksotis. Maka,tak salahnovel ini salah satu buku recommended bagi Anda.maria tsabat.php

Silakan Tinggalkan Jejak

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s