(43-Resensi Buku 2013- Wasathon.com 14 Juli 2013) Memperbaiki Kesalahan-Kesalahan dalam Shalat

Memperbaiki Kesalahan-Kesalahan dalam Shalat

Judul                            : Kesalahan-Kesalahan dalam Shalat Paling Sering Terjadi

Penulis                          : Lubna  Mistly

Penerbit                       : Safirah (Diva Press)

Tahun Terbit                : Juni, 2013 (Edisi Baru)

Jumlah Halaman          : 176 halaman

ISBN                           :  978-602-255-156-0

 

Shalat adalah tiang agama, apabila rusak shalat kita maka akan rusak juga agama kita. Shalat pula ibadah yang pertama kali akan dihisab di hari akhir nanti, jika bagus shalatnya maka akan bagus pula ibadah dan keseluruhan hidupnya. Maka, Allah pun menegaskan dalam firman-Nya bahwa shalat bisa membuat pelakunya untuk menghindari perbuatan yang buruk. Akan tetapi, bukan sembarang shalat yang bisa menjadikan manusia menjadi baik, shalat yang benarlah yang bisa menjadi tameng agar manusia tidak melakukan hal yang tercela.

 

Karena pentingnya benar dalam shalat Lubna Mitsly menulis buku yang berjudul Kesalahan-Kesalahan dalam Shalat Paling Sering Terjadi. Buku ini akan memberikan penjelasan bagian mana dari shalat kita yang mungkin belum benar.

 

Bab pertama Lubna membahas tentang kesalahan saat shalat sendiri. Seperti mengangkat tangan  yang terlalu tinggi atau bahkan terlalu rendah ketika takbir. Karena, dalam hadits Ahmad, Abu Dawud, Tirmidzi, dan Nasa’i Rasulullah mengangkat kedua tangan ketika takbir hanya sebatas bahu atau cabang telinga. Jika lebih tinggi atau rendah maka itu tidak benar menurut hadits tersebut. Ketika Rasul takbir, juga hanya mengucapkan Allahu Akbar tanpa tembahan yang lain termasuk kata Azza wa Jalla.

 

Kesalahan yang lain adalah ketika tidak membaca doa iftitah, setelah takbir sebelum membaca surat Al-Fatihah. Penulis juga menerangkan bahwa bahasa arab bisa beda arti ketika salah mengucapkannya. Karenanya, kita harus bisa melafalkan Al-Fatihah juga surat yang lainnya dengan benar, agar sesuai dengan artinya. Lubna memberi contoh salah dalam pelafalan pada ayat terakhir al-Fatihah yang berbunyi an’amta yang berarti, “Yang Aku (Allah) berikan pada mereka.” Akan menjadi, “Yang (manusia) berikan kepada mereka” jika mengucapkan an’amtu. Maka, ini perlu diperhatikan oleh setiap muslim.

 

Pada bagian ini penulis juga membahas gerakan-gerakan dalam shalat yang lain yang bisa jadi salah dan harus diperbaiki. Pada bagian kedua penulis membahas tentang kesalahan shalat ketika berjama’ah. Dalam melakukan gerakan shalat saat berjama’ah kita tidak boleh mendahului imam, misal sebagai makmum kita ruku’ duluan sebelum imam. Hal ini berdasarkan hadits Nabi, “Wahai manusia, aku adalah pemimpin kalian. Janganlah kalian mendahuluiku dalam ruku’, sujud, berdiri atau menyelesaikan dalam shalat. Sesungguhnya aku melihat kalian dari belakangku.” (HR. Muslim)

 

Penulis juga mendapati sebagian orang makmum mengucapkan innallaha ma’ash shoborin. Menurut Lubna ini tidak ada tuntunannya dari Rasulullah, jadi tidak dibenarkan (Halaman 72). Selain makmum, imam juga bisa salah dalam melaksanakan shalat berjama’ah. Seperti imam tidak menyuruh makmum untuk meluruskan shaf dan merapatkannya. Rasulullah ketika menjadi imam selalu menghadap pada makmumnya dan mengucapkan luruskan shaf-shaf kalian dan rapatkanlah, begitu hadits dari sahabat Nabi, Anas. Imam juga tidak dibenarkan tergesa-gesa dalam melaksanakan shalat karena itu akan mengakibatkan makmum tidak khusyuk.

 

Dalam bab terakhir buku ini penulis membahas penyebab yang membuat shalat menjadi tidak sempurna. Seperti bercanda saat shalat, mengulangi shalat padahal sudah benar, pandangan yang tidak tertuju pada arah sujud, termasuk ketika anak-anak melengkapi shaf terdepan. Karena alangkah baiknya, shaf terdepan diisi oleh makmum dewasa dan mengerti.

 

Buku setebal 176 halaman ini juga dilengkapi dengan gambar yang lebih memudahkan kita untuk melakukan shalat dengan benar. Maka, tidak salah jika setiap muslim menjadikan buku ini sebagai referensi apa shalatnya sudah benar atau belum. Buku ini akan memudahkan Anda, mengoreksi shalat Anda yang mungkin ada kesalahan di dalamnya. Selamat membaca![Muhammad Rasyid Ridho/wasathon.com]

 

#dimuat di http://wasathon.com/resensi-buku/view/2013/07/14/memperbaiki-kesalahan-kesalahan-dalam-sholat

kesalahan-kesalahan-dalam-shalat-paling-sering-terjadi
cover buku

 

 

Silakan Tinggalkan Jejak

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s