Meraih Sukses Dengan Mengetahui Passion Diri

cover follow-merry-riana
cover follow-merry-riana

Judul                            : Follow @MerryRiana

Penulis                          : Debbie Widjaja

Penerbit                       : Gramedia Pustaka Utama

Tahun Terbit                : Pertama, 2013

Jumlah Halaman          : 360 halaman

ISBN                           :  978-979-22-9333-3

Peresensi                     : Muhammad Rasyid Ridho, Pustakawan, Mahasiswa Jurusan Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Malang.

Pengalaman adalah guru yang paling baik, begitu dalam peribahasa. Hal ini tidak salah, karena dengan pengalaman orang akan belajar. Bila salah dia akan mencari cara agar benar, bila sudah benar dia  akan berusaha mempertahankan. Baik itu pengalaman pribadi ataupun pengalaman orang lain, semua bisa diambil pelajarannya.

Pengalaman orang yang awalnya harus susah dan kemudian mendapatkan kehidupan yang lebih baik, bisa menjadi pelajaran dan motivasi bagi yang lain. Begitulah juga kisah Merry Riana, yang ditulis yang banyak menyita perhatian orang yang butuh motivasi. Dari buku tak cukup Merry pun harus mengisi acara motivasi langsung untuk menceritakan pengalamannya jatuh bangun membangun kesuksesan.

Salah satu orang yang termotivasi setelah membaca dan mengikuti seminar Merry Riana adalah Debbie Widjaja. Dia seorang penulis novel. Karena dia merasa mendapatkan banyak hal dari buku dan seminar motivasi Merry, Debby ingin sekali menulis kisah tentang Merry Riana. Namun, setelah konsultasi dengan Merry, akhirnya Merry mengusulkan untuk menulis novel tentang kisah Debby sendiri yang termotivasi oleh buku, seminar bahkan juga tweet Merry Riana yang dirangkai dengan imajinasi. Maka jadilah, novel Follow @MERRYRIANA.

            Buku ini mengisahkan seorang yang bernama Bella yang bekerja di sebuah PT yang bernama Everal Lintaskarya. Awalnya Bella hanya berada di Divisi HRD. Dia sudah sangat nyaman dengan suasana kantor dan persahabatan antar anggota divisi tersebut. Namun, kekurangannya mungkin divisi HRD hanya akan menaikkan jenjang anggotanya mentok di posisi Direktur saja. Tidak bisa naik menjadi posisi CEO atau COO. Selain itu gaji yang didapatkan juga tidak seberapa.

Suatu ketika datanglah sebuah pengumuman bahwasanya pihak divisi rekrutmen PT akan menyelenggarakan program NEXT (New Enterprise Executive Training). Sebuah jenjang bergengsi karena ada seleksi dan tidak semua bisa masuk sekaligus gaji yang lebih daripada divisi HRD, yakni delapan juta perbulan. (halaman 18)

Bella sebagai salah satu karyawan yang potensial, banyak mendapat dukungan dari teman-temannya di divisi HRD. Awalnya, dia tidak ingin sekali pindah divisi, karena dia sudah kerasan dengan divisi HRD. Akan tetapi, setelah Bella menimbang, berpikir juga berkonsultasi pada orang tua juga pacarnya sekaligus menghitung kebutuhan untuk persiapan nikahnya juga besar, dia ingin mencoba program NEXT tersebut. Siapa tahu dia bisa lolos seleksi, dan berharap tabungannya akan segera banyak.

Setelah melewati proses seleksi, Bella benar-benar lolos dalam seleksi NEXT. Sejak itu dia pindah divisi sekaligus pindah ruangan dengan teman-teman lamanya di divisi HRD. Hal ini menjadi kesedihan sekaligus satu yang perlu disyukuri karena dia lolos di program NEXT.

Tidak seperti di divisi HRD yang masih ada santai, NEXT seperti tidak memberikan waktu luang untuk santai bagi para anggotanya. Bella tidak punya waktu dengan orang tuanya, dengan teman-teman paduan suara gereja, termasuk dengan pacarnya juga. Dengan alasan, begitu banyaknya tugas yang diberikan oleh program NEXT yang harus dia lakukan.

Hari dan bulan terus berlanjut, ternyata NEXT hanya memberikan dampak positif bagi isi dompet, namun tidak bagi kehidupan dengan keluarganya terutama. Pertemuan dengan keluarganya menjadi jarang, juga dengan pacarnya. Bahkan, akhirnya Bella harus rela pacarnya yang sudah saling berencana untuk menikah meninggalkannya.  Salah satu penyebabnya karena Bella sangat sibuk sehingga tidak ada waktu untuknya.

Tidak hanya itu, sebagai penulis novel yang sudah dikenal cukup banyak orang dan telah memiliki pembaca setia, Bella hampir sering dibombardir dengan pertanyaan tentang kapan novel terbarunya akan terbit lagi. Hingga pada puncaknya, Bella mulai menyadari, bahwa jalan yang tengah dia jalani, bukan jalan yang sebenarnya cocok untuknya.

Hanya karena keinginan menambah gaji dan aktualitas diri, namun harus mengorbankan keluarga, sahabat, bahkan pacarnya tak sabar dan meninggalkannya. Bella semakin sadar bahwa jalan yang sesuai passionnya adalah menulis. Bella semakin yakin ketika dia tak sengaja bertemu dengan salah satu penulis seangkatannya, namun telah memiliki banyak karya. Sedangkan dia hanya sedikit.

Setelah Bella yakin dengan passion menulisnya, dia meyakinkan diri untuk resign dari NEXT dan kembali menjadi penulis. Akhirnya, buku setebal 360 halaman ini memberikan pelajaran bahwa jika ingin meraih kesuksesan yang perlu diketahui dulu adalah passion kita apa, setelah mengetahui itu baru beraksi, bertawakkal dan tak lupa berdoa. Selamat membaca novel yang penuh gizi ini!

IMG_0002-1
dokumentasi pemuatan di jateng pos
IMG_0003-1
dokumentasi pemuatan di jateng pos

 

 

 

 

 

 

 

 

(65-Resensi Buku 2013-Jateng Pos  November 2013)

Silakan Tinggalkan Jejak

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s