Sarangan, Payung dan Cinta Pertama yang manis

 

cover Dear Umbrella
diambil dari web nourabooks

Judul                            : Dear Umbrella

Penulis                          : Alfian Daniear

Penerbit                       : Teen Noura-Noura Books

Tahun Terbit                : Mei, 2013

Jumlah Halaman          : 310 halaman

ISBN                           :  978-602-7816-40-4

Peresensi                     : Muhammad Rasyid Ridho, Pustakawan, Mahasiswa Jurusan Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Malang.

Cinta pertama bagi banyak orang hampir selalu terkenang. Maka, tak jarang penulis pun menulis kisah dengan tema cinta pertama. Salah satunya adalah Dear Umbrella karya Alfian Daniear.

Raline telah lama berteman dengan Zidan, sejak kecil. Raline dulu pernah ke Sarangan dengan Zidan menyenangkan sekali namun rasanya hal itu tak akan terulang.  Bahkan telah tumbuh rasa-rasa dihati mereka. Namun, keadaan lain yang tidak menguntungkan mereka datang. Zidan dijemput oleh papanya untuk kembali ke Jakarta. Tentu keduanya sedih, namun apa daya perpisahan tak bisa dielak.

Walau begitu, perasaan Raline tetap saja ada, tidak hilang. Dia sering menulis surat untuk Zidan. Ya, hanya menulis tanpa mengirim. Apalagi, barang terakhir yang diberi oleh Zidan selalu dibawa ke mana-mana olehnya, paying. Walau tidak hujan, paying itu selalu dia bawa. Seakan payung itu adalah jelmaan Zidan, yang akan selalu menjaganya.

Karena kondisi ekonomi keluarga memburuk karena bapaknya kecelakaan Raline diminta saudara yang menjadi kakeknya di Jakarta untuk melanjutkan sekolah di sana. Raline dilema karena dia harus meninggalkan orang tua dan adiknya. Namun dia juga ingin melanjutkan sekolah dan berharap bisa bertemu Zidan di Jakarta.

Untuk lebih mandiri  Raline juga ingin bekerja sampingan, dengan pertimbangan kakek yang memiliki rumah yang dia tempati membolehkan. Bahkan memberikan rekomendasi café yang cocok untuk Raline bekerja. Di Café inilah Raline bertemu dengan Zidan. Walaupun awalnya sebal dan tidak mau menemuinya. Di café ini juga Raline bersahabat dengan Elbert seniornya sebagai pekerja di café tersebut. Yang ternyata juga mencintainya.

Pemilik café yang adalah seorang perempuan muda memperhatikan payung yang selalu dia bawa, begitu juga kakek yang memberinya tempat tinggal. Ada apakah sebenarnya ini? Bagaimana kisah Raline dan Zidan ditambah dengan Elberth si secred admired. Kesemua kisah ini bisa dibaca di novel 310 halaman ini. Mengalir dan berbahasa lembut tak pelak menjadikan novel ini sebagai novel juara Noura Books Academy. Selamat membaca!

(68-Resensi Buku 2013-Rimanews.com 21 November 2013)

One thought on “Sarangan, Payung dan Cinta Pertama yang manis

Silakan Tinggalkan Jejak

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s