Potret Keteladanan Muhammad

 

cover buku_Pribadi-Muhammad
diambil dari web zaman

Penulis                          : Dr. Nizar Abazhah

Penerbit                       :Zaman

Tahun Terbit                : Pertama, 2013

Jumlah Halaman          : 386 halaman

ISBN                           :  978-602-179192-9

Peresensi : Muhammad Rasyid Ridho, Pustakawan Koordinator Klub Buku Booklicious, Mahasiswa Jurusan Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Malang.

            Suatu ketika Bunda Aisyah ditanya tentang kepribadian Rasulullah Saw, dia menjawab Akhlaknya adalah Al-Qur’an. Ada yang mengatakan pula bahwa Muhammad Rasulullah adalah Al-Qur’an berjalan. Dalam buku-buku biografi baik yang ditulis muslim maupun nonmuslim, banyak di antaranya menceritakan sejarah Muhammad dengan positif. Namun, tidak sedikit pula dari kalangan orientalis menyesatkan sejarah Muhammad yang mereka tulis. Mereka menyerang pribadi Muhammad suka main wanita, suka membunuh orang dan sifat buruk lainnya.

            Buku Pribadi Muhammad karya Dr. Nizar Abazhah termasuk buku yang akan memaparkan kepada pembaca bahwa sungguh elok nan menawan pribadi Nabi utusan Allah yang terakhir tersebut. Di tengah rusaknya moral sebagian orang dewasa juga anak muda, dari sebagian pemimpin sampai rakyat biasa di negeri ini, maka sudah selayaknyalah suri teladan yang agung ini menjadi contoh bagi semua.

            Sejak masa jahiliyah dan sebelum menjadi Nabi, Muhammad Saw selalu memutuskan sebuah perkara dengan adil. Rasulullah selalu berusaha memuaskan semua pihak, sekalipun itu dalam kasus yang berat. Seperti kasus Hajar Aswad ketika kaum Quraisy merenovasi Ka’bah yang hampir memicu pertumpahan darah. Hal tersebut karena pemimpin Quraisy berselisih tentang siapa yang paling berhak meletakkan kembali Hajar Aswad pada tempat semula. Perundingan alot dan hampir saja mereka saling menyerang jika tidak menyepakati orang yang pertama kali masuk ke tempat itu yang berhak meletakkan batu suci tersebut.

Ternyata Rasulullah orang itu. Mereka langsung mempercayai karena mereka telah mengenal Muhammad sebagai al-Amin-orang yang paling jujur. Mereka mengatakan kami rela menerima putusannya. Nabi pun membentangkan kain, lalu menaruh Hajar Aswad di atasnya. Semua pemimpin suku dan golongan diminta untuk memegangi setiap sisi pakaian tersebut, dan mengangkat bersama-bersama ke dekat tempat Hajar Aswad. Lalu Nabi mengambil batu itu dan menaruhnya di tempat semula. Karena keadilan Rasulullah tersebut, semua lega dan senang (halaman 109-110).

Soal sikap adil Rasulullah juga mengatakan, “Sesungguhnya orang sebelum kalian binasa karena jika ada orang terpandang mencuri, ia dibiarkan tanpa hukuman. Tapi, jika yang mencuri orang kecil, ia dihukum. Demi Zat yang Muhammad ada dalam genggaman kekuasaan-Nya. Andai Fathimah putri Muhammad mencuri, niscaya kupotong tangannya (HR. Bukhari dan Muslim).  

Tidak seperti kebanyakan pemimpin zaman sekarang, Walaupun telah menjadi pemimpin yang tiba-tiba menguasai hampir seluruh dunia. Rasulullah tidak silau dengan harta juga wanita. Rasulullah memiliki sikap zuhud, qanaah, dan dermawan. Bayangkan saja, Rasulullah ketika wafat tidak meninggalkan apapun kecuali hanya senjata, bagal dan sebidang tanah yang setelah itu disedekahkan. Aisyah juga mengatakan bahwa di saat wafatnya, Rasulullah hanya meninggalkan sedikit gandum di rak untuk dimakan. Rasulullah tidak pernah berlebih-lebihan dalam hidup. Bahkan ketika Umar mengganti alas tidur Rasulullah dengan yang lebih empuk saja, Nabi tidak mau.

Tidak hanya menzuhudkan diri saja, namun Rasulullah juga mengajak keluarganya untuk tidak berlebihan. Ketika tahu Fathimah memakai gelang emas pemberian Ali. Rasulullah tidak suka, sehingga Fathimah menjual gelang tersebut dan uangnya untuk membeli sekaligus memerdekakan budak. Rasulullah Saw pun senang dan bersabda, “Segala puji bagi Allah yang telah menyelamatkan Fathimah dari neraka.”

Secara sistimatika, buku ini terdiri dari tiga bab. Pertama tentang sosok Nabi. Bab ini membahas tentang nasab, tugas kenabian, juga tentang Nabi yang tetap sebagai makhluk biasa. Dalam bab pembaca juga akan mengetahui fisik, watak, dan karakter Nabi seperti yang sebagian sudah dibahas di atas.

Bab kedua tentang keseharian Nabi Saw. Pembahasan di dalamnya banyak tentang segala hal yang berkaitan tentang keseharian Nabi, seperti saat mau makan, mau tidur, ibadah dan dzikir Nabi. Pembaca juga akan mengetahui tentang benda apa saja yang dimiliki Nabi beserta namanya.

Sedangkan bab terakhir membahasa tentang mukjizat Rasulullah Muhammad. Seperti terbelahnya bulan purnama dan tentunya yang paling akbar adalah Al-Qur’an. Sebagaimana sabda Nabi, bahwa Al-Qur’an dan sunnahnya adalah warisan yang diberikan kepada seluruh umatnya agar tidak tersesat di dunia. Jika Anda ingin lebih dekat dengan Rasulullah, bacalah buku ini. Dengan semakin luas pemahaman Anda tentang sejarah Rasulullah, insya Allah akan semakin dekat pula Anda kepada beliau. Semoga menjadikan Anda memiliki pribadi yang dekat dengan pribadi Rasulullah. Selamat membaca!

(72-Resensi Buku 2013-Jateng Pos 24 November 2013)

photo.php
dok pribadi

Silakan Tinggalkan Jejak

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s