Bulan Madu Murah Meriah di Tanah Air

 

cover _Amazing-Honeymoon-webJudul                            : Amazing Honeymoon

Penulis                          : Hamid Bahari

Penerbit                       :Laksana-Diva Press

Tahun Terbit                : September, 2013

Jumlah Halaman          : 116 halaman

ISBN                           :  978-602-255-2505

Peresensi                     : Muhammad Rasyid Ridho, Pustakawan Koordinator Klub Buku Booklicious, Mahasiswa Jurusan Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Malang.

            Setelah masa pesta pernikahan selesai, tidak jarang pasangan suami istri cuti dari segala aktivitasnya untuk menghabiskan beberapa hari untuk dihabiskan bersama yang biasa disebut dengan bulan madu.

            Biasanya, bulan madu saat seringkali dilakukan di tempat yang indah dan menyenangkan. Pilihan yang sering diambil adalah tempat-tempat indah yang ada di luar negeri. Padahal, sudah bisa dipahami untuk ke luar negeri saja pasti harus menghabiskan banyak uang. Itu pun belum sampai ke tempat indah yang menjadi tujuan.

            Sebenarnya, negeri kita tidak kekurangan dengan tempat-tempat indah dan eksotis. Maka, lokasi indah tersebut selayaknya menjadi tempat bulan madu bagi rakyat Indonesia yang baru menikah. Selain menandakan bahwa kita bangga dengan keindahan negeri sendiri, biaya yang dikeluarkan pun tak sebanyak jika bulan madu dilakukan di luar negeri.

            Dalam buku karya Hamid Bahari yang berjudul Amazing Honeymoon, penulis banyak memberikan tempat-tempat wisata yang esksotisnya tidak kalah dengan luar negeri. Bahkan, ada beberapa tempat yang tidak hanya dinikmati oleh masyarakat lokal namun juga oleh pengunjung asing (turis).

            Sebut saja Pantai Kuta yang sudah terkenal hingga mancanegara. Hal pertama yang akan dijumpai ketika berwisata ke Pantai Kuta adalah hamparan pasir putih sepanjang sekitar 2 km dengan bentuk garis pantai yang melengkung layaknya bulan sabit.

            Pantai Kuta memiliki daya tarik yang sangat memikat sehingga sepanjang hari seolah tidak pernah tidur. Pada pagi hari pengunjung bisa menyusuri pantai sambil menikmati segarnya udara pagi. Pada siang hari , berjemur di pasir pantai, bermain air, bungy jumping, water boom, banana boat atau berselancar karena ombaknya besar bisa menjadi pilihan.

            Sedangkan pada sore hari wisatawan akan disuguhi keindahan sunset atau terbenamnya matahari yang eksotik. Pada malam harinya pun wisatawan bisa menghabiskan waktu di kafe bersama pasangan (halaman 9).

            Setelah dari Pulau Bali, tempat wisata yang menawarkan keindahan adalah pantai yang ada di negeri “Laskar Pelangi”, Bangka Belitung. Pantai Parai Tenggiri ini biasa disebut dengan nama Parai Green Resort.

            Objek wisata ini dikelola oleh pihak swasta. Pantai ini memiliki hamparan pasir yang putih bersih. Kondisi yang nyaman dan membuat wisatawan betah bermain pasir. Batu-batu karang dengan beragam bentuk yang unik semakin menambah eksotisme pantai ini (halaman 17).

            Lain lagi di Banten ada nama pantai dengan nama Pantai Anyer. Yang jika mengingat pelajaran sejarah, maka akan teringat dengan kerja paksa membuat jalan dari Panarukan hingga Anyer yang disuruh oleh Daendels.

            Pantai ini sudah menjadi andalah Provinsi Banten sejak era 80-an. Dari bibir pantai ini sudah menunjukkan pesonanya yang indah berupa air laut yang biru berlatarkan kaki langit yang juga biru.

            Airnya yang jernih dan bersih membuat pasangan suami istri bisa mencoba berenang dan menyelam ke bawah lautnya. Ombaknya yang besar juga menantang untuk penyuka olahraga selancar (halaman 20).

            Jika tadi telah disebutkan tempat wisata beru lautan, maka ada pula tempat wisata yang keren selain lautan. Dataran Tinggi Dieng salah satunya. Dataran ini terkenal dengan sebutan Dieng Plateu ini terletak pada ketinggian 21.000 m di atas permukaan laut. Suhu di kawasan tersebut berkisar 15-10 0C, bahkan bisa mencapai 5 0C. Hal ini karena kawasan ini dikelilingi oleh pegunungan seperti Gunung Prahu, Gunung Juranggrawah, Gunung Pangamun-amun, Gunung Sipandu dan beberapa gunung lainnya.

            Objek wisata di Dataran Tinggi Dieng yang pertama kali menyambut kedatangan wisatawan adalah wisata sejarah. Objek wisata tersebut ialah kompleks candi yang disebut Candi Pandawa. Kemudian, wisatawan bisa meneruskan ke objek wisata alam yakni, Telaga Warna. Yaitu telaga yang bisa berubah-ubah warna airnya.

            Objek wisata yang disuguhkan oleh penulis dalam buku ini masih banyak di antaranya Candi Borobudur, Gunung Bromo, Pulau Weh dan lainnya. Tak pelak buku setebal 116 halaman ini bisa diandalkan sebagai panduan untuk memilih tempat bulan madu yang cocok bagi Anda. Karena, di dalamnya terdapat pula rute akses menuju lokasi beserta fasilitas dan akomodasi yang ada di objek wisata yang disebutkan. Buku ini nyaris dikatakan sangat baik jikasaja penulis tidak hanya mengambil data-data objek wisata dari buku dan internet, tetapi hasil pengalaman penulis, termasuk foto-foto yang kurang banyak dalam buku ini. Terlepas dari kekurangannya, buku ini tetap menjadi rekomendasi bagi Anda yang baru saja melangsungkan pernikahan atau yang dalam waktu dekat ini akan melaksanakan pernikahan. Selamat berbulan Madu!

Ridho resensi Jateng Pos

           

Silakan Tinggalkan Jejak

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s