Rembulan Tenggelam di Wajahmu

cover rembulan tenggelam di wajahmu

Menyisir Makna Kehidupan

Judul : Rembulan Tenggelam di Wajahmu
Penulis : Tere Liye
Penerbit : Republika Publishing
Tahun Terbit : 2009
Jumlah Halaman : 427 Halaman

Hidup adalah misteri. Siapa yang tahu tentang hidupnya di dunia? Akan kaya atau miskin, akan bahagia atau menderita, akan lama hidupnya atau mati segera, tidak ada yang tahu. Begitupun kisah dalam novel ini, Rembulan Tenggelam di Wajahmu, karya Tere Liye.

Sebuah novel yang menceritakan Ray, sebagai tokoh utama yang telah mencapai umur terakhirnya, sakit terkapar di atas ranjang. Kisah yang menuturkan kisah flashback hidupnya, di bimbing oleh seorang malaikat yang dalam novel ini Tere Liye menyebutnya dengan sebutan orang yang berwajah cerah dan menyenangkan, sebelum ia menemui ajal.

Dalam perjalanannya kembali menelusuri kehidupannya sejak dilahirkan hingga ia menjadi tumbuh dewasa dan seperti asalnya, tergeletak sakit di atas ranjang. Seorang Ray, menemukan banyak ceceran kisah yang tidak ia ketahui, kisah – kisah yang sangat berkaitan dengan hidupnya. Sejak ia tinggal di panti yatim piatu yang sangat ia benci dalam hidupnya, saat ia tinggal di rumah singgah yang memberikan harapan baru baginya, tentang persaudaraan, kekeluargaan, dan masa depan hidupnya, hingga akhirnya bertemu Plee yang ramah dan baik hati meski dia adalah pencuri cap jempol yang pernah Ray temui, dan yang paling mengejutkan Ray mengetahui ternyata Plee adalah salah satu orang dari komplotan yang membuat hidupnya menjadi yatim piatu, yang pada akhirnya harus mati dalam hukuman mati karena telah mencoba mencuri berlian termahal.

Sampai pada kehidupan Ray yang telah mendapatkan harta kekayaan, serta istri yang cantik jelita, tak terbilang lagi kebahagiaannya. Namun, belum sempurna kebahagiaan itu karena tak ada kelahiran bayi yang ditunggukan, hingga dua kali kegguguran istrinya dan ternyata sampai waktu itu juga ia tak mendapatkan momongan yang ia harapkan dan istrinya pun mati saat itu, lengkap sudah rasa kehilanganya. Dan iapun tak terelakkan untuk menyumpah serapahi Tuhan.

Akan tetapi setelah bagian ini, ternyata ia semakin sukses dalam bisnisnya. Dan harus jatuh sejenak kemudian bangkit kembali, sukses dan sukses. Namun ia tak merasakan ketenangan dan ketentraman.

Ya, dalam bimbingan seorang wajah menyenangkan inilah akhirnya ia mengetahui jawaban dari lima pertanyaan dalam hidupnya, Apakah cinta itu? Apakah hidup ini adil? Apakah kaya adalah segalanya? Apakah kita memiliki pilihan dalam hidup? Apakah makna kehilangan?

Lima pertanyaan itu terjawab dengan ceceran kisah yang tak ia ketahui. Banyak pelajaran yang bisa kita ambil dari kisah novel ini. Tentang makna kehidupan, tentang hidup kita di dunia. Tak ada langkah yang hanya membuat lelah, tak ada peluh yang hanya membuat keluh, tak ada kebaikan kita yang sia – sia. Selamat membaca, selamat menyisir makna kehidupan. Begitulah hidup, hidup adalah misteri.

Desa Reformasi, 17.10, 17.01.10.

Repost setelah pernah saya tulis di almarhum multiply. cover diambil dari sini

(7-12 Januari 2014)

Silakan Tinggalkan Jejak

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s