Always be in Your Heart

Cinta di Tengah Gejolak Referendum

cover Always be in Your Heart
cover Always be in Your Heart

Judul                            : Always be in Your Heart

Penulis                          : Shabrina Ws

Penerbit                       :Qanita Romance-Mizan

Tahun Terbit                : Pertama, 2013

Jumlah Halaman          : 336 halaman

ISBN                           :  978-602-9225-77-8

Peresensi                     : Muhammad Rasyid Ridho, Pustakawan-Koordinator Klub Buku Booklicious, Mahasiswa Jurusan Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Malang.

            Shabrina Ws sudah banyak melahirkan kisah fabel baik dalam cerpen ataupun novel. Kepiawaiannya dalam menulis fabel tak dapat disangsikan, karya duetnya bersama Riawani Elyta, Ping! Menjadi pemenang pertama dalam lomba menulis novel yang diadakan oleh Bentang Belia.

            Karya Shabrina tak hanya berhenti di situ menyabet juara, Always be in Your Heart di tahun 2013 pun menjadi pemenang ketiga lomba menulis romance yang diadakan oleh penerbit Qanita.

            Sebagai penulis fabel ulung, walaupun novel yang ditulis kali ini bertema romance, tetap ada binatang di dalamnya. Prolog novel ini yang bercerita adalah Lon, sedangkan epilog yang bercerita adalah Royo. Keduanya adalah anjing peliharaan.

            Juanito dan Marsela adalah teman sepermainan sejak kecil. Rumah mereka berdekatan, umur mereka tidak terpaut jauh. Sejak kecil Juan menyayangi dan menjaga Sela yang sudah dia anggap sebagai adik. Apabila ada yang mengganggu Sela, pasti Juan siap membela. Akhirnya, yang biasanya mengganggu Sela berhenti mengganggu lantaran takut Juan marah dan mengamuk kepadanya.

            Beranjak remaja, Ayah Sela mewanti-wanti agar lebih bisa menjaga diri. Karena usianya sudah tidak seperti anak kecil lagi, sebagai perempuan harus bisa menjaga dari seperti biasanya. Sela pun menjadi agak menjauh dari Juan, namun Juan semakin selalu mendekat dan selalu menggoda dia. Tetapi karena keterbiasaan mereka bersama sejak kecil, rasanya Sela tidak bisa menjauh dengan Juan.

            Ketika Juan kuliah di Dili, Sela seringkali merasa sepi dan rindu bermain bersama Juan lagi. Dua anjing peliharaan sebagai hadiah ulang tahun bagi Sela yang bernama Lon dan Royo tersebut adalah dua anjing yang ditolong oleh Juan ketika terkena tembakan nyasar. Lon diberikan kepada Sela sedangkan Juan memelihara Royo.

            Singkat cerita, ternyata Juan pun tidak hanya menganggap Sela sebagai adiknya sendiri, namun dia mencintai Sela. Dia ingin menikahi Sela. Maka, dibuatlah kesepakatan keluarga antara dua tetangga dekat tersebut. Nyaris saja kesepakatan menikah akan disegerakan. Sayang, ketika terjadi gejolak dan kerusuhan saat referendum, ada perbedaan pendapat antara dua keluarga.

            Keluarga Sela yang nenek moyangnya adalah pejuang kemerdekaan Indonesia lebih memilih Indonesia. Sedangkan, keluarga Juan lebih memilih tetap di Timor-Timor sebagai tanah kelahiran dan mati kelak. Keluarga Sela memilih pindah ke daerah Indonesia. Juan berjanji akan menjemput Sela. Sela saat itu juga membawa Lon.

            Sampai sepuluh tahun ayah Sela meninggal. Sedangkan tidak ada tanda-tanda Juan datang untuk menjemputnya. Di sisi lain, ada lelaki yang diminta ayah Sela untuk menjaga Sela, dialah Randu. Randu baik sekali, bahkan meminta Sela berhenti menjadi pemukul batu sungai dan mengajaknya bekerja di toko bangunan milik Randu.

            Awalnya, cerita akan menggiring pembaca bahwa Randu bukan hanya melakukan permintaan ayah Sela untuk menjaga Sela, namun ada cinta di dalamnya. Satu hal yang mungkin menjadi kekurangan, adalah kisah Juan sebagai tokoh utama memiliki porsi cerita yang sedikit dan kembali hadir dalam cerita ketika menuju ending. Jika kisah Juan bertambah porsi dalam novel ini, hal itu mampu membuat novel ini semakin menarik.

            Sekali lagi sebagai penulis fabel, tidak hanya piawai dalam menulis kisah tentang binatang namun menulis novel romance pun sangat menarik. Tak pelak, novel ini bisa meraih pemenang ketiga. Riset tentang Timor-Timur menjelang referendum dan pasca itu bisa dibilang bagus, karena pembaca mampu merasakan perbedaannya. Walau memang penulisan tentang kerusuhan dan gejolak yang ada waktu itu seperti kurang dieksplorasi.

            Maka, bagaimana kisah Sela dan Juan? Terutama ketika Sela menemukan Juan kehilangan salah satu kakinya dan berjalan bersama seorang wanita cantik? Jawabannya, ada di dalam novel ini. Jika penasaran, silakan membaca.

Always be in Your Heart di Harian Nasional 12 Januari 2014
dokumen pribadi

gambar diambil dari sini

Dimuat di Harian Nasional
(10-Dimuat di Harian Nasional 12 Januari 2014)

           

7 thoughts on “Always be in Your Heart

Silakan Tinggalkan Jejak

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s