Forever Sunset

Tentang Cinta Yang Tak Pernah Mati

cover forever sunset
cover forever sunset

Judul                            : Forever Sunset

Penulis                          : Stanley Meulen

Editor                          : Faisal Adhimas

Penerbit                       : Moka Media, Jakarta

Tahun Terbit                : Pertama, 2014

Jumlah Halaman          : 372 halaman

ISBN                           :  978-979-795-804-3

Peresensi                     : Muhammad Rasyid Ridho, Pustakawan-Koordinator Klub Pecinta Buku Booklicious.

Karena memang sudah seharusnya, seorang lelaki yang baik akan selalu menjaga kehormatan wanita yang ia sayangi (halaman 16).

Zora Angelo Mauri adalah seorang fotografer. Dia mencintai wanita yang bernama Dinda Priscillia. Cewek cantik dan juga terkenal pintar di tempat kuliahnya, University of Sidney (UoS). Ketika telah lulus kuliah, Dinda tidak langsung pulang ke Jakarta. Tetapi, dia ke Bali dulu setelah janjian dengan pacarnya yang telah terjalin selama empat tahun, Zora.

Setelah lama berpisah jarak berbeda Negara, pertemuan di Bali menjadi ajang melepas kangen. Tidak hanya itu, bagi Zora, pertemuan ini menjadi lebih sekedar pelepas kangen, namun sebagai waktu yang tepat untuk melamar Dinda.

Zora pun melamar Dinda. Dinda menerima. Walau selama ini, hubungan mereka tidak direstui orang tua Dinda. Namun, karena cinta telah melekat dan hati telah menyat, mereka tetap mempertahankan hubungan mereka. Walaupun, seringkali harus sembunyi-sembunyi seperti pertemuan mereka di Bali setelah kelulusan Dinda.

Selesai melepas kangen, Dinda harus pulang sendirian ke Jakarta. Karena, Zora harus langsung ke Lombok untuk melakukan liputan. Dinda pulang membawa tujuan, yakni memberitahu orang tuanya bahwa dia telah dilamar oleh Zora.

Namun, sayang orang tua Dinda tetap tidak setuju dan akan menikahkan dia dengan anak koleganya, Gary Gabriel. Sebab, selain kecocokan keluarga Dinda yang keturunan darah biru nan kaya dengan keluarga Gary yang kaya pula. Keluarga Gary bisa menjadi penolong kebangkrutan perusahaan keluarga Dinda. Bagaimana kisah selanjutnya? Silakan baca di novelnya langsung ya J

Membaca novel ini sekilas, klise seperti kisah-kisah novel lainnya. Tentang percintaan, namun tidak direstui oleh orang tua karena perbedaan kasta. Banyak sekali novel yang menceritakan hal ini. Sehingga tak sedikit pembaca yang akan bosan dengan tema yang melulu sama. Namun Stanley Meulen dalam novel Forever Sunset ini mampu menawarkan beberapa hal yang bisa menjadi pertimbangan novel ini layak dibaca.

Pertama, cover yang menarik. Khas, novel-novel Agromedia Grup. Juga lay out dan ilustrasi dalam novel yang lebih kece dari penerbit-penerbit novel Agromedia Grup. Di sampul novel ini ada gambar ombak, pasir dan pohon kelapa, sunset dan pura. Hal ini telah mengisyaratkan bahwa setting novel berada di Bali. Sedangkan, entah kenapa warna sampul dipilih warna kuning. Sebenarnya, warna oranye lebih mewakili karena novel ini berbicara tentang sunset.

Kedua, cerita yang tidak hanya berkisar romantisme percintaan. Namun, ada motivasi ketika orang jatuh, karena kisah jatuh cinta tidak  seperti diharapkan. Namun, kemudian bisa bangkit lagi. Bangkit karena semakin dekat Tuhan. Ada ajaran bahwa mencium atau bahkan sex bebas itu bukan bukti cinta, namun itu adalah bentuk tidak menghormati wanita. Seperti apa yang tercantum dalam quote yang saya tulis di awal tulisan. Dan juga tentang kesetiaan dan kesabaran dalam menghadapi ujian, yang nantinya akan melabuhkan kebaikan.

Ketiga, novel ditulis dengan filmis. Sehingga, ada kesempatan untuk difilmkan seperti novel Stanley-Me and You VS The World.

stanley meulen
stanley meulen

Awalnya, saya mengira Stanley ini perempuan. Eh, setelah stalking fesbuknya ternyata laki-laki.He….

Di atas saya mengawali dengan quote, maka saya pun akan mengakhiri dengan quote juga.

Kita tidak bisa memilih angina tau ombak seperti apa yang datang ke perahu kita. Tapi, kita bisa memilih, ke pelabuhan mana kita akan berlabuh (halaman 210).

Sumber gambar:

1. cover   Sunset Forever di sini

2. Foto Stanley Meulen  di sini

(37-Dimuat di  2 Mei 2014)

Silakan Tinggalkan Jejak

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s