Restart

Move On: Memulai Hidup Setelah Patah Hati

cover restart
cover restart

Judul                            : Restart

Penulis                          : Nina Ardianti

Editor                           : Prisca Primasari

Penerbit                       : Gagas Media

Tahun Terbit                : Pertama, 2013

Jumlah Halaman          : 446 halaman

ISBN                           :  978-979-780-631-6

Peresensi                     : Muhammad Rasyid Ridho, Pustakawan-Koordinator Klub Pecinta Buku Booklicious.

Love is really is worth fighting for, risking everything for. And the trouble is, if you don’t risk everything, you risk even more. –Erica Jang, penulis novel Fear of Flying.

Siapa yang berani jatuh cinta, maka dia pun harus  berani atas konskuensinya, yaitu patah hati. Begitulah, kata banyak orang. Itu benar kok, jatuh cinta dan patah hati itu tak terpisahkan. Bisa saja terjadi pada siapa saja tanpa pandang bulu. Walaupun memang, ada juga yang ketika jatuh cinta dan langsung menemukan yang cocok dan tak mengalami patah hati. Tetapi, yang jatuh cinta dan mengalami patah hati itu banyak J

Adalah Syiana Alamsjah, wanita karier yang bekerja di sebuah bank, Asia Pacific Bank. Dia berpacaran dengan Yudha. Ya, Syiana sayang sekali pada Yudha. Seringkali Yudha berbuat salah, selalu Syiana maafkan. Namun, ada yang tak termaafkan oleh Syiana, yaitu perselingkuhan.

Yudha selingkuh, Syiana tentu marah. Yudha mencoba meminta maaf, namun Syiana tidak memaafkan kesalahan Yudha kali ini. Mereka putus. Namun, Syiana masih tetap terbayang-bayangi oleh masa lalunya dengan Yudha. Kalau bahasa anak sekarang, nggak bisa move on. Hal ini berpengaruh pada kehidupannya.

Suatu ketika Syiana menjadi penanggung jawab program baru bank tempat dia kerja, Music Card. Nah, nanti aka nada launching yang rencananya akan ada brand ambassador-nya. Syiana pun mencari-cari kira-kira band apa yang cocok untuk program music card. Namun, akhirnya pihak bank telah menetapkan band Dejavu yang akan brand ambassador music card.

Nah, dasar Syiana yang nggak gaul. Nggak tahu seperti apa band Dejavu itu. Syiana memang jarang update soal infotainment. Padahal bagi mereka yang update infotainment Dejavu lagi band yang sedang naik daun dan paling digemari. Lagu-lagu mereka banyak yang nge-hits.

nominasi fiksi API 2013Setelah tahu bahwa salah dua personilnya pernah bertemu dia ketika di Singapura. Pertemuan yang menyesakkan sekaligus menjijikkan karena salah satu dari dua orang itu, muntah di sepatu Syiana. Ah, ya itu nggak akan terlupakan oleh Syiana. Dan ternyata Ferdian Arsjad atau yang biasa disapa Ian-vokalis Dejavu, menyukai kesarkastikan Syiana ketika menerima muntahan di sepatunya.

Mereka sering bertemu seiring persiapan launcing music card. Ian selalu mencoba mendekati Syiana dan berbuat berbagai hal yang seolah berkata bahwa Ian mencintai Syiana. Syiana yang dalam masa move on, pun juga merasakan kesenangan ketika bersama Ian. Tetapi dia juga dalam kebimbangan. Melihat bagaimana keadaan keluarganya sekarang, dia pun menganut monogami garis keras. Dan melihat Ian seorang artis yang juga naik daun, tentu Ian sangat sulit masuk ke kriterianya. Ian pasti sering dikelilingi cewek-cewek cantik. Apalagi gosip Ian dekat dengan aktris Delisa Ahmad masih lagi hangat-hangatnya. Bagaimana kisah Syiana dalam perjalanan move on-nya? Baca sendiri di novelnya ya.

nina ardianti
nina ardianti

Novel ini menjadi pemenang dalam Anugerah Pembaca Indonesia (API) Goodreads Indonesia kategori novel. Karena hal itu saya tertarik untuk membaca novel ini. Cukuplah dengan ekspekstasi saya, ya senang baca novel ini. Alasannya:

  1. Novel ini ditulis dengan bahasa yang renyah. Khas anak muda. Gampang untuk diikuti alurnya.
  2. Tema yang pada waktu terbitnya sering diomongkan oleh anak muda, move on. Bagi mereka yang sudah merasakan jatuh cinta dan kemudian patah hati. Rasanya, perlu baca novel ini deh. Yah, biar nggak terus berkubang dalam lubang kesedihan dan bisa bangkit lagi.

Sebagai penutup, saya akhiri resensi ini dengan quote juga:

Segala sesuatu itu pasti indah pada waktunya. Kalau belum indah, berarti itu belum waktunya. (halaman 412)

 

Sumber gambar:

1. cover   Restart di sini

2. Foto Nina Ardianti  di sini

3. Nominasi Api 2013 di sini

(38-Dimuat di  3 Mei 2014)

2 thoughts on “Restart

  1. Kristina Ginting 11 Juli 2014 / 16:00

    Resens yang menarik. Lebih asyik dan lebih teliti. Salam kenal.

    Suka

    • Muhammad Rasyid Ridho 11 Juli 2014 / 16:05

      Terima kasih sudah mampir ke Blog Buku saya mba Kristina, salam kenal juga, semoga bermanfaat ya🙂

      Suka

Silakan Tinggalkan Jejak

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s