Buku Pintar Sejarah Islam

Sumbangan Peradaban Islam Pada Dunia

cover buku pintar sejarah Islam
cover buku pintar sejarah Islam

Judul                            : Buku Pintar Sejarah Islam

Penulis                          : Qasim A. Ibrahim dan Muhammad A. Saleh

Penerjemah                   : Zainal Arifin

Editor                          : M. Husnil

Penerbit                       : Penerbit Zaman, Jakarta

Tahun Terbit                : Pertama, 2014

Jumlah Halaman          : 1218 halaman

ISBN                           :  978-602-17919-5-0

Peresensi                     : Muhammad Rasyid Ridho, Pustakawan-Koordinator Klub Pecinta Buku Booklicious-Malang.

Islam pertama kali turun kepada masyarakat Arab yang pada waktu itu dalam masa jahiliah-kegelapan. Bangsa Arab waktu itu pada masa sebodoh-bodohnya bani Adam. Suka berjudi mengadu binatang bahkan manusia. Saling memusuhi antar suku bahkan sampai membunuh. Menyembah berhala yang dibuat sendiri. Saking bodohnya anak perempuan yang dilahirkan harus dikubur hidup-hidup, karena ketakutan mereka akan kelaparan dan kemiskinan yang konon diakibatkan oleh anak perempuan.

Kemudian datanglah Islam yang dibawa oleh Sang Al-Amin sesuai julukan mereka padanya saat itu, Muhammad Saw. Islam merubah seratus delapan puluh derajat kebiasaan, kebodohan dan kejahatan Bangsa Arab dengan kebaruan yang baik. Dari kegelapan menuju cahaya. Dari kebodohan menjadi kepintaran.  Pada saat itu Sang Nabi telah berumur 40 tahun.

Muhammad lebih dulu mengajak saudara-kerabat dekat pada Islam. Banyak di antara mereka percaya dan mengikuti ajarannya, begitu pula banyak yang tidak percaya, membenci, menghalangi dakwah bahkan ingin membunuh Muhammad Saw. Sehingga Umat Muslim harus Hijrah dari Makkah ke Yatsrib (Madinah).

Sampai kemudian pada peristiwa Fathu Makkah, Makkah menjadi terbuka bagi Umat Islam. Hingga pada Senin 12 Rabiul Awal 11 H, Nabi wafat. Setelah menunaikan ibadah haji yang pertama dan terakhir kalinya yang sering disebut sebagai haji wada’ (halaman 94). Setelah itu diangkatlah Abu Bakar sebagai khalifah. Pada masanya, Abu Bakar terus mengembangkan dakwah islam hingga Irak dan Persia. Kemudian sepeninggal Abu Bakar Khulafaur Rasyidin seterusnya digantikan oleh tiga sahabat Nabi terpilih, yakni Umar Bin Khattab (Jumadil Akhir 13 H-Zulhijjah 23 H), Utsman Bin ‘Affan (Zulhijjah 23 H-Zulhijjah 35 H), dan Ali Bin Abi Thalib (Zulhijjah 35 H-Ramadan 40 H).

Pada masa Utsman dan Ali sudah banyak terjadi gejolak dalam tubuh negeri Islam. Kemudian kekhalifahan diteruskan oleh Dinasti Umayyah. Pada masa Bani Umayyah semakin banyak belahan dunia yang ditaklukkan,  sebagaimana perkataan Ibnu Katsir. “Aksi jihad menjadi focus utama Dinasti Umayyah. Tak ada focus selain itu. Kalimat Islam menjadi tinggi di barat dan di timur, di darat dan di lautan. Mereka berhasil menaklukkan kekufuran beserta penganutnya. Di semua barisan pasukan terdapat orang-orang saleh, ulama, dan tabiin terkemuka. Dan, di tiap-tiap barisan pasukan terdapat segelintir orang yang melalui mereka Allah memenangkan dan memuliakan agama-Nya.” (halaman 289).

Kemudian setelah Dinasti Umayyah runtuh maka diganti oleh Bani Abbasiyah. Pada masa ini kekhalifahan melewati beberapa periode. Pertama, masa kejayaan. Kedua, masa kekuasaan militer Turki. Ketiga, masa kekuasaan Buwayhiyah Syiah. Keempat, masa kekuasaan kaum Saljuk Turki dan kelima runtuhnya Bagdad dan masuknya Tartar kemudian pindahnya kekhalifahan Abbasiyah ke Mesir (halaman 323).

Kemudian Islam Berjaya di Andalusia (Spanyol) kurun waktu 92 H-897, di Mongol Islam, Dinasti Turki Utsmani 699 H, Hingga Islam terus sampai pada hampir seluruh umat manusia di dunia, termasuk Indonesia. Pada saat itu Islam masuk tidak dengan perang, namun lewat jalur dakwah dan dagang (halaman 1063).

Buku ini tidak hanya melihatkan wajah Islam yang menyebarkan agama dengan penaklukkan demi penaklukkan. Namun juga memberi pandangan bahwa Peradaban Islam juga sebagai penyumbang perkembangan keilmuan yang terus berkembang hingga saat ini. Ada banyak keilmuan yang disumbang oleh ilmuwan muslim.

Ilmuwan Muslim tidak menerapkan pengetahuan analitis, tetapi adaptif. Seperti pada masa kekhalifahan Abbasiyah yang dilakukan adalah penerjemahan terhadap peradaban-peradaban terdahulu dan mendirikan perpustakaan terlengkap pada masa itu yang dinamakan Bayt al-Hikmah di Baghdad. Mereka tidak menelan mentah-mentah tradisi yang mereka terima, tetapi diteliti lagi kebenarannya.

Ilmuwan Muslim menjadi pelopor metode penelitian eksperimen, seperti Hasan bin al-Haytsam yang mengeksperimen apakah benar mata kita mengeluarkan cahaya sehingga bisa melihat, seperti teori Ptolomeus dan Euclid. Setelah dilakukan eksperimen dia duduk di ruang gelap dan tidak melihat apa dan baru bisa melihat ketika ada seberkas cahaya yang masuk ke ruang itu. Maka, terpatahlah teori Ptolomeus dan Euclid karena eksperiman Ibnu al-Haytsam (halaman 1147).

Ada juga tentang penulisan angka yang dulunya menggunakan cara romawi kemudian diganti oleh ilmuwan muslim degan system decimal modern yang hingga kini masih dikenal dengan nama “ cara Arab” (halaman 1147). Akhirnya, buku setebal 1218 halaman ini memang layak Anda baca, karena Sejarah Islam dan peradabannya ditulis dengan baik, runtut dan mudah dipahami. Sehingga ada kesimpulan memang sebenarnya bangsa Eropa memiliki hutang kepada bangsa Arab. Seperti perkataan Sigrid Hunke. “Eropa berhutang kepada bangsa Arab dan peradaban Arab. Sungguh utang yang dipikul Eropa dan benua-benua lain kepada bangsa Arab teramat besar. Hal itu seharusnya diakui Eropa sedari dahulu. Tapi, fanatisme agama dan perbedaan keyakinan telah membutakan mata kita dan membiarkannya tertutup, sehingga ketika kita membaca 98 dari seratus buku, kita tidak menemukan satu pun kebaikan bangsa Arab atau ilmu pengetahuan yang telah mereka persembahkan pada kita (halaman 1149).”

(56- Dimuat di Jateng Pos 27 Juli 2014)

 

One thought on “Buku Pintar Sejarah Islam

Silakan Tinggalkan Jejak

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s