Revolusi Makan

Hidup Sehat Dengan Menjaga Kesehatan Usus

Cover Buku Revolusi Makan
Cover Buku Revolusi Makan

Judul                           : Revolusi Makan

Penulis                         : Dr. Hiromi Shinya

Penerjemah                  : Dian KusumaWardani

Editor                          : Ahmad Husni

Penerbit                       : Penerbit Qanita-Mizan

Tahun Terbit                 : Bandung, Pertama, Februari2014

JumlahHalaman           : 160 halaman

ISBN                           :  978-602-1637-19-7

Peresensi                     : Muhammad Rasyid Ridho, Pendiri Klub Pecinta Buku Booklicious.

Usus adalah bagian dalam tubuh manusia yang vital.Jika usus sehat maka, manusia itu pun akan sehat. Sebaliknya, jika usus sakit maka akan menyebabkan manusia itu juga sakit. Karena sebagai organ pencernaan usus mengatur metabolism tubuh dengan cara kerja cerna-serap-buang. Dengan waktu yang sudah teratur, seperti pagi hari saatnya pembuangan yang baik, siang untuk kembali bekerja mencerna-menyerap setelah diisi (makan) dan malam sebagai waktu usus untuk istirahat.

Jika makanan yang masuk ke dalam tubuh tidak tepat (tidak sehat), maka hal itu akan berpengaruh pada kesehatan usus. Usus akan mudah payah dan tidak sehat. Akibatnya, proses pencernaan akan memburuk. Ketika kerja pencernaan buruk, maka hal itu akan membuat kesehatan pun buruk. Orang yang memakan makanan tanpa memikirkan gizi dan proporsinya akan merasakan mual, begah (kembung), stress, sulit tidur, hingga menyebabkan fungsi organ tubuh lain juga memburuk.

Karena itu dokter spesialis bedah endoskopi usus besar, Hiromi Shinya membuat buku yang berjudul Revolusi Makan. Buku ini ditulis Hiromi berdasarkan pengalamannya selama lebih dari 40 tahun menjadi dokter spesialis endoskopi (peneropongan organ dalam) saluran pencernaan.

Menurut Hiromi, inti dari kesehatan usus terletak pada apa yang dimakan dan apa yang dibuang (halaman 13). Keduanya saling berhubungan. Jika salah satunya terhambat maka akan menyebabkan metabolisme tubuh yang tidak baik. Sembelit menjadi faktor utama yang menghambat kerja saluran pencernaan.

Buku ini terdiri dari enam langkah agar usus menjadi sehat. Pada langkah pertama Hiromi menjelaskan bahwa kecantikan bisa diperoleh dengan menjaga kesehatan usus. Bahkan, diet, pergi ke salon dan ke pusat kebugaran itu tidak terlalu penting untuk kecantikan wanita. Yang utama untuk kecantikan adalah menjaga kebersihan usus.

Karena menurut Dr. Hiromi, cantik adalah kondisi ketika seluruh sel tubuh berjumlah enam puluh triliun berada dalam keadaan sehat dan bekerja sebagaimana seharusnya. Hal ini bisa terjadi jika pemilik tubuh memiliki usus yang bersih. Jika usus tidak bersih maka kecantikan akan hilang.  Akhirnya, timbul jerawat, kulit kasar, sembab pada wajah, kaki, tangan, alergi dan radang kulit. Jika usus bersih, tanpa berdandan pun wanita akan cantik alami dan tampak lebih muda.

Langkah pertama ini dilakukan dengan cara mengubah apa yang dimakan. Karenanya, Dr. Hiromi menganjurkan untuk mengatur pola makan dan memperhatikan air, sayuran dan buah-buahan. Tiga jenis makanan ini adalah makanan hidup jika tidak dimasak. Selain membersihkan usus, makanan mentah (hidup) ini juga akan membuat awet muda (halaman 27).

Langkah kedua adalah memanfaatkan khasiat herba. Herba kaya antioksidan dan dapat digunakan dengan beberapa cara. Misalnya, dengan menghirup aromanya atau mengoleskannya ke kulit. Tetapi, cara yang paling dianjurkan adalah memakan atau meminum sarinya.

Herba yang baik menurut Dr. Hiromi adalah kuncup bunga. Yakni, kuncup bunga yang diambil lalu dikeringkan sesaat sebelum kelopaknya mekar secara sempurna banyak dimanfaatkan untuk meningkatkan penyerapan gizi di usus dan memperlancar kerja usus kecil. Pengobatan herba di Cina menjadi kekayaan tradisional berharga yang dilakukan secara turun-temurun oleh tabib istana (halaman 47).

Pada langkah ketiga Dr. Hiromi memberikan program 30 hari membersihkan usus. Hari pertama, Hiromi menyarankan untuk mengubah kebiasaan sarapan. Setelah bangun tidur, selama satu sampai dua jam berikan waktu khusus untuk menyehatkan usus. Bangun tidur banyaklah minum (500 liter). Setelah minum, makan buah-buahan. Apel atau pisang dimakan langsung, atau dijus. Makan siang baru sekitar jam 12. Jika lapar makanlah sedikit demi sedikit buah yang cukup mengenyangkan seperti apel dan pisang (halaman 66).

Sedangkan langkah keempat tentang hal-hal yang harus diperhatikan  dalam membersihkan usus. Kelima ada program lanjutan agar lebih sehat dan keenam adalah penjelasan pengaruh kebersihan usus pada aspek psikis. Dilihat dari betapa pentingnya wacana baru tentang revolusi makan yang dipaparkan oleh Dr. Hiromi. Maka, buku setebal 160 halaman ini layak dibaca siapa saja agar hidupnya lebih sehat dan khususnya praktisi kesehatan agar terbuka ilmu-ilmu baru serta wanita yang selalu ingin hidup lebih cantik. Selamat membaca!

(74- Dimuat di Harian Singgalang  16-Nopember-2014)

dok pribadi
dok pribadi

 

4 thoughts on “Revolusi Makan

  1. nurul fitri fatkhani 17 November 2014 / 14:48

    Ternyata ingin terlihat cantik dan sehat hanya perlu memperhatikan kesehatan usus kita ya…thanks sharingnya, sangat bermanfaat.

    Suka

    • Muhammad Rasyid Ridho 17 November 2014 / 14:52

      iya cantik dan lebih muda, usus perlu dijaga kesehatannya. Tanpa ingin cantik pun, seharusnya usus pun dijaga hehe

      Iya sama2 smoga bermanfaat, terima kasih sudah mampir di gubuk buku saya🙂

      Suka

  2. hsaniyavip 22 April 2015 / 22:51

    karya-karya Dr. Hiromi shinya yg udah d translet bhs indo apa aja ya?? ane pngen ngoleksi semua karya beliau. mohon pencerahannya. mksh🙂

    Suka

Silakan Tinggalkan Jejak

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s