Blog Tour Hari Keempat: Giveaway Gerbang Trinil

dibalik cover
dibalik cover Gerbang Trinil

Tak terasa sudah sampai di hari keempat saya menjadi Host Blog Tour Novel Gerbang Trinil. Novel karya Mba Riawani Elyta dan Mba Syila Fatar yang diadakan oleh penerbit Moka Media.

Nah, sesuai koar-koar saya sejak Blog Tour pertama sampai yang ketiga, kalau di hari terakhir Blog Tour nanti akan ada Giveaway yang berhadiah satu novel Gerbang Trinil yang akan dikirim langsung oleh Moka Media kepada pemenang.

Nah inilah waktunyaaaa…

Teman-teman pecinta buku sudah siap ikutan kan?😀

Baiklah, baca baik-baik syarat-syaratnya ya:

1. Memiliki alamat (rumah) di Indonesia. Nah,  WNI yang domisili lagi di luar negeri boleh ikut kok, asal ada alamat di Indonesia.
2. Follow blog ini, bisa via email, wordpress atau bloglovin.
3. Follow twitter @muhrasyidridho, @mokabuku, @riawanielyta dan @liy_amalia
4. Sebarkan link Giveaway ini di twitter, mention @muhrasyidridho dengan hastag #GerbangTrinil (di twitter wajib, di fesbuk boleh-boleh saja)
5. Baca seluruh postinga Blog Tour Gerbang Trinil dan beri komentar ya..
6. Jawab pertanyaan di kolom komentar dengan nama, twitter dan kota tinggal, cukup sekali saja. Pertanyaannya adalaah:

1. Bagi kamu apa yang menarik dari museum?

2. Jika kamu pernah ke museum,museum apa? ceritakan dong keseruannya :)

3. Kalau nggak pernah, ke museum apa yang paling kamu inginkan, berikan alasannya ya🙂 (Pertanyaan 2 dan 3 dipilih salah satu saja, jika sudah pernah ke museum jawab nomer 2 jika belum jawab nomer 3)

Giveaway ini diadakan mulai tanggal 27-30 November 2014 jam 12 malam  (cukup lama kan?). Nanti pemenang akan dipilih dari jawabannya ya, jadi jawablah dengan baik, jangan asal dan jangan lupa berdoa🙂

Selamat mengikuti dan semoga kamulah yang beruntung🙂

 

26 thoughts on “Blog Tour Hari Keempat: Giveaway Gerbang Trinil

  1. Aanisa Natasya 27 November 2014 / 10:13

    Nama: Aanisa Natasya
    Twitter: @aanisanatasya
    Kota Tinggal: Tangerang Selatan

    1. Yang menarik dari museum? Banyak, yang pasti disitu kita nemu barang yang langka gitu ditambah dengan pengetahuan baru juga untuk kita, kadang kita ke museum juga ada yang di pergaulan bisa kita pegang atau main kan dan itu menjadi hal menarik juga krn itu hal yang baru hehe. Dan di museum bisa jadi tempat hunting foto dan pasti kita kalo ke museum foto2 kan? Nah itu yg menarik juga dari museum untuk kita yg suka foto-foto.

    2. Pernah ke museum apa? Lumayan banyak sih hehe udh lama banget sih gak kesana, terakhir kelas 1 sma. Kalo aku paling suka waktu ke museum bank Indonesia sama PPIPTEK (itu bisa disebut museum gak sih? Hehe) waktu ke museum bank Indonesia itu pas kelas 1 sma ya seru aja liat-liat uang jaman kuno gitu sejarahnya, ditambah juga bangunan ya itu kayak kerajaan gitu buat hunting foto juga oke terus disana juga guidenya juga gak ngebosenin dan suka ngasih-ngasih hadiah hehehe. Ya pokoknya berkesan aja disana. Terus yang untuk PPIPTEK aku kesana kalo gak salah waktu kelas 3 SD ya udah lama banget tapi kalo berkesan pasti selalu ku ingat. Yang namanya anak pas kelas 3 kan masih ya kecil lah terbilang masih suka main-main nah disitu semua isinya mainan tapi masih berhubungan sama iptek dan disitu pertama kali aku liat permainan yang sepeda diatas tali ya ampun aku sama temen-temenku pas itu kesannya norak banget soalnya baru pertama liat dan penasaran. Aku dipaksa ikut waktu itu sebenernya aku penasaran tapi apalah daya karena aku takut ketinggian akhirnya aku gak nyoba tapi temenku nyoba pas itu ya aku takut-takut gitu eh rupanya temenku nyampe pinggir dan katanya asik hehehe.

    Suka

    • Muhammad Rasyid Ridho 28 November 2014 / 06:19

      Asyiiik yaaaa, pengin sayaa, maklum belum pernah ke museum hehe

      Semoga kamu beruntung yaaa😀

      Suka

      • Aanisa Natasya 30 November 2014 / 09:19

        Eh serius kak? Nanti semoga kapan-kapan bisa🙂
        Aamiin! Terima kasih:)

        Suka

  2. Sofhy Haisyah 27 November 2014 / 23:04

    Nama : Sofhy Haisyah
    Twitter : @Sofhy_Haisyah
    Kota : Maros (Makassar)

    Hal yang menarik dari museum yaa..
    Yang namanya museum pasti berhubungan dengan sejarah kan.. Di museum kita bisa melihat objek tentang masa lalu tersebut. Jika kita memiliki indra ataupun khayalan lebih tinggi, mungkin kita bisa beranda-andai berada bahkan merasakan aura kejadian masa lalu tersebut.. Selain itu, dari museum sendiri aku suka mengamati detail-detailnya suatu objek yang dipamerkan🙂 Agak kurang kerjaan memang.. Tapi gak tau juga yaa, mungkin karena obsesi aku yang masih rada-rada berkhayal ingin mendapatkan kode rahasia dari symbol tertentu dari benda bersejarah tersebut, terus dapet pintu rahasia, dsb.. Biasalah kak, korban film yang berhubungan sejarah symbol-symbol gitu😀

    Museum yang pernah aku kunjungi..
    Hohoo, karena gak pernah keluar Pulau.. Jadi yaa, museum yang aku kunjungi itu-itu aja.. Museum La Galigo Fort Rotterdam dan Museum Balla Lompoa.. Hampir mirip-mirip sih koleksi yang ada di kedua museum ini.. Kebanyakan koleksi benda-benda pusaka peninggalan Kerajaan yang ada di Sulsel.. Tapi lebih lengkap di Museum La Galigo Fort Rotterdam.. Karena, di museum yang ini semua koleksi sejarah Kerajaan di Sulsel ada, plus peninggalan kolonial Belanda seperti penjara bawah tanah. Sedangkan, di Museum Balla Lompoa khusus koleksi Kerajaan Gowa doang..

    Kalo cerita tentang keseruan, yaa banyak yaa.. Bisa foto dengan latar yang unik, bisa dapet ilmu pengetahuan tentang kronologi dan tokoh yang ada dalam sejarah tersebut, bisa jadi media hiburan/refreshing.. Tapi kadang miris kalo berkunjung ke museum ini, terutama museum Balla Lompoa.. Banyak tangan jail yang suka nyorat-nyoret dengan tulisan namanya dan sampah bekas makanan mereka buang sembarangan..😦

    Suka

    • Muhammad Rasyid Ridho 28 November 2014 / 06:24

      Film apa nih yang tentang sejarah simbol-simbol?

      Wah menarik sekali yaa museum yang kamu kunjungi, sepertinya ada novel terbitan diva press yang judulnya lLa Galigo mungkin tentang sejarah-sejarah ya?
      Semoga saya ada kesempatan untuk berkunjung ke sana🙂

      Asyiik. Betul revolusi mental harus dimulai dari diri sendiri. Dengan tidak mencoret dan tidak membuang sampah makanan, termasuk mengambil sampah tersebut buang ke tempat sampah.

      Terima kasih ya, semoga kamu beruntung🙂

      Suka

  3. Mugniar 28 November 2014 / 02:17

    Hm .. GA ya ….

    Ini novel ya Mas Ridho … belum pernah baca ttg buku ini, baru memperhatikan mbak Lyta pakai profile picture sampul buku ini

    Suka

  4. Mita Oktavia 28 November 2014 / 04:28

    Mita Oktavia
    @Oktaviamithaa
    Bogor, Jawa Barat

    1. Bagi kamu apa yang menarik dari museum?

    Menurutku yang menarik dari museum adalah Koleksi barang-barangnya, bangunan arsitekurnya dan penataan tata letak ruangannya yang membuat aku selalu takjub melihatnya. Terus juga seru aja kalau baca info-info keterangannya yang tertera di depan atau samping setiap barang-barang koleksinya.
    Aku selalu suka suasana museum, epic, antik, dan artistik.
    Selain kita bisa dapet banyak banget informasi yang pastinya keren-keren dan bikin takjub. Kita juga bisa mengenal sejarah. Setiap ke museum selalu merasakan aura yang berbeda, seperti sedang menggunakan mesin waktu dan meyakinkan diri bahwa, “oooh begini loh, dulunya kayak gini… dulunya ada ini…” sambil nggak berhenti berdecak kagum.

    Seperti yang Bung Karno bilang, “bangsa yang besar adalah bangsa yang tidak pernah melupakan sejarah.”

    2. Jika kamu pernah ke museum,museum apa? ceritakan dong keseruannya🙂

    Memang belum terlalu banyak. beberapa yang masih kuingat museum Indonesia, Museum PP-IPTEK, Museum Minyak dan Gas Bumi, Museum Sejarah Jakarta (Fatahillah), Museum Zoologi Bogor, dan Museum Nasional.

    Kalau ke museum migas, museum indonesia, museum PP-IPTEK dan museum nasional itu pas studytour SD dan SMP.
    Namanya studytour ya, pasti ada tugas-tugas yang tetap diberikan. Sambil nikmatin koleksi barang-barang yang ada disana, sambil terus nyari-nyari jawaban buat yang menjawab soal yang ada di tugas. Lari-kesana sini, menelusuri setiap sudut sambil tetep main-main. Jaman dulu belum booming gadget, aku nyesel banget sih nggak ada kenang-kenangan berupa foto pas kesana😦

    Kalo ke museum Zoologi pas SMK, buat tugas juga😀
    Koleksinya tentang binatang-binatang gitu kan, sayangnya kurang lengkap dan kurang terawat pada waktu itu. Bangunannya keren, banguan tua peninggalan belanda gitu kan.

    Kalau ke museum fatahillah terbilang sering, hahaha aku udah tiga kali kesana, dan untuk pertama kalinya bukan kunjungan tugas dari sekolah tapi emang pengen main aja kesana.
    Dua kali yang pertama waktu SMK, fatahillahnya masih jadul belum di perbaharui seperti sekarang. Dan satu kali terakhir pas aku kuliah sambil hunting foto, fatahillah udah jauh lebih bagus, lebih terawat dibandingkan dengan yang sebelum-sebelumnya.

    Mungkin, selain nikmatin museumnya. Aku juga cukup menikmati waktu kebersamaan sama teman-teman. Walau mungkin saat itu, aku belum terlalu peduli sama esensinya museum secara utuh tapi bahagia aja bisa mendatangi tempat-tempat yang memuat sejarah, memberikan banyak pengetahuan dan informasi dan yang pasti mendatangkan decak kekaguman.😀
    Pengen juga mengunjungi museum-museum yang lainnya, semoga saja, bisa segera.

    Terima kasih ya!

    Suka

    • Muhammad Rasyid Ridho 28 November 2014 / 07:16

      Waaah terima kasih banyak informasinya dan bikin saya mupeng pengin ke sana. Semoga ada kesempatan ke museum yang pernah kamu datangi, terutama museum Fatahillah🙂

      Semoga berkesempatan ke museum lainnya ya😀

      Terima kasih juga sudah berpartisipasi, semoga kamu beruntung🙂

      Suka

  5. Rany Dwi Tanti 28 November 2014 / 05:25

    Nama : Rany Dwi Tanti
    Twitter : @Rany_Dwi004
    Alamat : Tulungagung, Jawa Timur

    1. Suasananya. Yang kadang menyeramkan dan terkesan magis kayak ada sesuatu yang hidup disana😀 Apalagi kalau museum itu menyimpan benda-benda purbakala seperti di Museum Geologi yang memiliki koleksi berupa batu-batuan, fosil dan mineral. Pasti seru tuh kalau bisa kesana.

    Selain menambah wawasan kita tentang sejarah dan secara tidak langsung ada segi edukasinya, museum juga bisa kok dijadikan tempat rekreasi. Jadi selain dapat ilmunya kita juga dapat menghibur diri dengan melihat-lihat benda-benda yang disimpan di museum.

    3. Karena saya anak yang menyukai mata pelajaran sejarah dan tidak bisa jauh-jauh dari sejarah tapi belum pergi ke museum🙂 jadi kalau ada kesempatan, inginnya pergi ke Museum Geologi yang ada di Bandung. Udah lama sih ingin kesana, gregetan banget pengen lihat benda-benda purbakala soalnya, tapi masih terhalang masalah waktu dan jaraknya yang jauh.
    Wahh…kalau dipikir-pikir saya jadi mirip Areta ya, yang terobsesi dengan benda-benda purbakala *hehe.

    Suka

    • Muhammad Rasyid Ridho 28 November 2014 / 07:19

      Semoga Rany nanti ada kesempatan ke Museum Geologi Bandung yaa..
      Biar tambah nih pengetahuan sejarahnya🙂

      Wah, ada Areta di dunia nyata, hehe
      Terima kasih ya sudah berpartisipasi ya, semoga kamu beruntung🙂

      Suka

      • Rany Dwi Tanti 29 November 2014 / 06:27

        Amiinn !!🙂

        Suka

  6. falfanyfitri 28 November 2014 / 06:58

    Nama : Alfiani Fitri
    Uname Twitter : @alfianifitri_
    Tempat tinggal : Pamekasan, Madura.

    1. Yang menarik dari museum?
    Bagi saya, museum memang sangat sangat menarik! Banyak hal-hal di museum yang bahkan belum pernah saya lihat sebelumnya. Dari museum, saya punya banyak hal lebih, pengetahuan, pengalaman, tentu saja. Dari museum juga, pikiran saya dapat berimajinasi luas. Mengkhayal cerita antara benda-benda peniggalan dengan cerita pemandu, atau bahkan mitos masyarakat. Yang lebih unik lagi, ketika kita mendapatkan hal-hal yang langka (belum tentu masa lampau). Setidaknya cuci mata sambil ngisi ilmu xD Lumayan, lah!

    2. Pernah ke museum apa?
    Museum keraton Sumenep, Madura. Museum? Keraton? Ya, semua ada disini.
    Sebenernya kalau di jelaskan secara rinci, museum Sumenep itu ada tiga bagian, Museum Kencana Kraton, kantor raja yang biasa disebut kantor ‘Koneng’ (dalam bahasa Indonesia : kuning), dan meditasi raja.

    Nah, di museum ini ada banyak peninggalan keren, loh! Misalnya saja, kereta kencana raja (hadiah ratu kerajaan inggris;Raffles), barang antik koleksi kerajaan, beberapa foto-foto lama yang menggambarkan adat tradisi lama, dan juga Al Quran hasil tulisan tangan dari Sultan Abdurrahman (yang katanya, butuh waktu satu hari untuk membuatnya).

    Di keraton, banyak sekali peninggalan-peninggalan bangsawan sumenep. Ada Pendopo Agung, Taman Sare (arti : Pemandian putri koneng, yang banyak mitos didalamnya), Labang Mesem (arti : Pintu Senyum), dan banyak juga peninggalan raja lainnya.

    Aku dan teman-teman yang (ceritanya) lagi StudyTour, dikenalkan dengan berbagai macam peninggalan antik itu. Wah, bahkan kesannya sampai terbayang-bayang di perjalanan, berimajinasi tentang kehidupan si putri raja, Potre koneng. Percaya atau tidak, sesekali kita ikut-ikutan melakukan seperti yang dijelaskan di mitos. Niatnya, sekedar coba-coba. Hehehex’D

    Suka

    • Muhammad Rasyid Ridho 28 November 2014 / 08:10

      Kereeeen. jadi pengen ke Madura.Omong-omong mitosnya apaan sih yaa?

      Terima kasih ya, semoga beruntung🙂

      Suka

  7. Elang Kelana 28 November 2014 / 14:51

    Nama: Bening Pertiwi
    Twitter: @Bening_IP
    Kota Tinggal: Solo

    bagi saya, museum itu penghubung masa lalu dan masa kini. mungkin asyik jika ada lorong waktu/mesin waktu. tapi, museum adalah lorong waktu yang sebenarnya. meski belum bisa menjawab setiap pertanyaan tentang apa yang terjadi di masa itu. museum mengajarkan saya satu hal, ‘sejarah hanya mencatat dia yang berbeda dan luar biasa, karena sejarah terlalu malas untuk mencatat yang biasa-biasa saja’

    museum yang pernah dikunjungi ya?
    hmmmm … museum keris di purworejo, koleksi senjata terutama kerisnya lengkap euy.

    lalu museum radyapustaka di solo. saya nggak tahu gimana dengan museum lain, tapi yang paling menarik dari museum ini adalah koleksi naskah kuno-nya bisa membuat mulut menganga. memang hanya satu ruangan yang digunakan untuk menyimpan naskah kuno, tapi koleksinya ada di rak yang memenuhi nyaris seluruh dinding. dari yang tulisan jawa kuno (saya benar2 buta bacanya) hingga tulisan hanacaraka (namanya tulisan apa ya?) yang lebih modern. dari bahasa jawa kuno (mungkin ada yang sansekerta atau kawi juga) sampai jawa modern. dari yang kertasnya putih, sampai kuning-coklat dan hanya bisa dibuka pakai pinset. suasananya dingin dan kering. ya, mungkin itu salah satu cara menjaga naskah tetap awet ya. selain ruangan yang dibuat dingin+kering, digunakan juga beberapa rempah sebagai bahan pengawet naskah. kata petugasnya, sengaja pakai rempah tradisonal, supaya naskah tetap awet dan terjaga keasliannya. sayangnya, naskah tidak boleh dipinjam. ada beberapa yang boleh dicopy, itu pun terbatas. petugasnya juga asyik koq, mau menjelaskan tentang naskah-naskah itu, meski saya bener-bener buta tentang naskah kuno, hehe

    Suka

    • Muhammad Rasyid Ridho 29 November 2014 / 06:54

      waw menarik yaaaa.. terima kasih udah ngejawab dan berbagi cerita museum. Moga-moga kapan-kapan saya bisa berkunjung ke sana🙂

      Semoga beruntung yaa🙂

      Suka

  8. Iyas 29 November 2014 / 07:03

    Nama : Dias Shinta Devi
    Twitter : @diasshinta
    Domisili : Bogor

    1. Bagi kamu apa yang menarik dari museum?
    Jawaban : yang menjadi magnet dari sebuah museum adalah “sejarah”-nya. sejarahnya menjadi daya tarik tersendiri ketika bisa berkunjung ke museum dan melihat visual dari sebuah “cerita” tentang sejarah sesuatu. setiap aku ke museum, aku selalu bergidik.

    2. Jika kamu pernah ke museum,museum apa? ceritakan dong keseruannya🙂
    Jawaban : hmm berhubung waktu sekolah sering study tour jadi yaa ada aja sih museum yg dikunjunginnya.
    a) museum zoologi bogor : museum ini sepaket sama KRB (Kebun Raya Bogor)
    b) museum geologi bandung : waktu ke geologi itu waktu SMP, nah sebenernya ga jauh beda sih sama zoologi bogor, cuma rasanya bosen aja kalo ngeliat zoologi bogor fosilnya ikan paus hehe kalo di geologi bandung yg jadi daya tarik utamanya itu fosil manusia purba Homo erectus, fosil gajah purba dan replika fosil dinosaurus karnivora terbesar dan terganas. jadi pas ada novel Gerbang Trinil, langsung ngebayangin ingatan pas di museum geologi ini. hehe😀
    c) monumen pancasila sakti : pas ke sana kelas 5 SD tuh. duh bau amis darah para pejuang masih ada. tiap barang museumnya dikasih kapur barus kan biar ga bau. dan semakin tinggi lantainya (makin ke lantai 2, atau lantai 3) makin dingin ACnya, katanya biar ga bau. di sini nih aku paling merinding masuk museum, seolah merasakan penderitaan dan sulitnya mempertahankan kemurnian pancasila. nyaris nangis pas liat replika lubang buaya nya dan rumah tawanannya gitu. sayangnya ga boleh nonton film G30S-PKInya tuh, katanya lagi ga jadwal pemutaran film dan emg kami masih terlalu kecil waktu itu.
    d) museum kraton ngayogyakarta : pas SMK study tournya ke sini nih, keasyikan foto-foto. keren juga kalo Indonesia bentuknya kerajaan haha😀 banyak kereta-kereta jadulnya, ada yg ga boleh dipegang (semuanya sih) hahaha
    makasih ka udah mau baca wkwk

    Suka

  9. Melani Ika Savitri 29 November 2014 / 11:34

    1. Bisa melihat berbagai peninggalan sejarah, miniatur kehidupan atau peristiwa penting di masa lalu, atau bahkan belajar tahap-tahap evolusi makhluk hidup di bumi. Generasi yang buta sejarah atau pengetahuan tidak akan bisa memetakan rencana dan langkah di masa depan, karena masa lampau/sejarah itu bagian dari jati diri dan pembelajaran.

    2. Pernah ke museum zoologi Kebun Raya Bogor, museum di dalam Monunen Nasional, dan Museum Nasional. Semuanya seru. Yang pertama dan terakhir itu bersama rombongan jadi lebih terasa keseruannya. Yang ke Museum Nasional malah sama rombongan mahasiswa Korea Selatan dari Universitas Hongik. Kalau ke Monumen Nasional bareng seorang teman. Serunya karena itu pas Ramadhan dan sewaktu antre tiket masuk, kita dapat diskon mahasiswa haha…
    Jadi lebih tahu sejarah Indonesia dan makhluk hidup (sewaktu ke museum zoologi) sih. Nggak lagi buta atau masa bodoh.

    Suka

    • Melani Ika Savitri 29 November 2014 / 11:37

      Maaf kelupaan.
      Nama: Melani Ika Savitri
      Twitter: @aii_vitri
      Domisili: Situbondo

      Suka

    • Muhammad Rasyid Ridho 1 Desember 2014 / 11:27

      Waah asyikkk, saya baru ke monumen nasional aja nih, moga nanti ada kesempatan ke tempat lainnya juga🙂

      Suka

  10. Muhammad Rasyid Ridho 29 November 2014 / 13:22

    Kenapa emang kok selalu bergidik Iyas?

    Asyiik dan seru ya kunjunganmu ke museum🙂
    Yang ke museum Geologi itu pas banget dengan novel Gerbang Trinil🙂

    Saya pengen ke museum Pancasila Sakti itu, keren kayaknya..

    Makasih ya udah ikutan giveaway ini, moga kamu yang beruntung🙂

    Suka

  11. Iyas 30 November 2014 / 02:30

    ngga tau ka apa lagi pas di museum pancasila sakti itu emg bikin bergidik gt.
    iyah ka hehe jadi visualnya udah didukung pas di museum geologi.
    waah museum pancasila sakti emang keren ka hehe merinding ngebayangin pembantaiannya..
    aamiin.. makasih kembali kaa :))

    Suka

  12. Cahyaningrum Supartomo 30 November 2014 / 10:47

    Nama: Cahyaningrum
    Twitter: @brighhtt
    Kota Tinggal: Palembang

    1. Apa yang menarik dari museum? tentu saja isinya dan nilai historisnya, hehehe.
    begini, aku suka sekali dengan sejarah, aku suka vintage, aku suka yang lawas-lawas, dan aku suka melihat segala hal yang pernah ada di dunia ini sebelum aku terlahir ke dunia sehingga aku tak sempat melihatnya di keseharian. maka, sebuah museum yang kebanyakan memajang peninggalan sejarah dengan ribuan koleksinya seperti membuka tabir rasa penasaranku dengan masa lampau. meski aku tak pernah hidup di jaman benda-benda itu digunakan, tapi aku malah merasa seperti dibawa ke masa dulu ketika aku memerhatikan benda-benda di sana. apalagi aku sering nonton sinetron laga di tv, jadi sedikit/banyak tahu juga lah bagaimana keadaan jaman dulu, hehe.
    masuk ke dalam museum itu membuatku jadi menghargai sejarah. seperti judul pidato Bung Karno, JAS MERAH, jangan sekali-kali melupakan sejarah. tanpa sejarah, tidak akan ada masa kini dan tidak ada tolak ukur untuk menjadi lebih baik. mengunjungi museum juga membuatku takjub dengan segala perubahan. adanya revolusi, baik itu dalam hal makhluk hidup, benda mati, atau sejarah perkembangan suatu negara.🙂

    2. Aku pernah ke Museum Bala Putra Dewa, letaknya di kotaku sendiri, Palembang. itu waktu aku masih kelas 2 SMP. sebenarnya dulu bisa masuk ke sana itu bukan dalam acara study tour atau memang sengaja berlibur ke sana. bukan. itu gara-gara dulu aku ikut lomba menyanyi yang mewakili sekolah yang diselenggarakan di gedung serba guna BPD itu. hihihi. jadi selama menunggu giliran take vocal dan giliran tampil, aku mengisi waktu dengan mengelilingi museum di sebelahnya. karena sedang ada acara lomba, museumnya sementara ditutup. jadinya sepi deh, kami bisa sepuasnya melihat-lihat di sana. Palembang kan tempatnya Kerajaan Sriwijaya, jadi tentunya isinya banyak peninggalan dari jaman Kerajaan Sriwijaya, misalnya kereta kencana, ranjang tidur kerajaan, outfit kerajaan, uang jaman dulu, dan lain-lain. banyak deh. sehaj itu aku jadi lumayan tahu tentang sejarah tempatku sendiri. hampir setiap etalase aku pelototin (mumpung sepi kan), maklumlah ya kalo agak norak soalnya itu pertama kalinya aku masuk museum sih, hahaha. :p
    oh iya, ada satu kejadian lucu bin menyebalkan waktu aku lagi asyik keliling di sana. karena kondisinya sepi, jadi tidak semua lampu dihidupkan. memang keadaannya saat itu tidak terlalu terang sih, malah jadi agak terkesan horor. mungkin si penjaga tidak sadar kalo ada aku di salah satu pojok ruangan di antara patung-patung besar. jadi beliau mematikan lampu dan membuat ruangan itu jadi lebih lebih lebih gelap. aku langsung jejeritan sambil lari ke pintu keluar. eh si penjaganya malah ketawa-ketawa aja. akunya udah ketakutan. -_-

    Suka

    • Muhammad Rasyid Ridho 1 Desember 2014 / 11:15

      waaah asyik ya ke museum Bala Putra Dewa, saya jadi pengin ke sana juga nih🙂

      Makasih ya, moga kamu beruntung🙂

      Suka

Silakan Tinggalkan Jejak

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s