Sang Ratu

Kecantikan Adalah Anugerah

Cover Sang Ratu
Cover Sang Ratu

Judul                            : Sang Ratu

Penulis                          : Asa Mulchias

Editor                          : Aisyah Biru

Penerbit                       : Penerbit Afra Publishing (Penerbit Indiva Media Kreasi)

Tahun Terbit                : Pertama, Juni 2012

Jumlah Halaman          : 224 halaman

ISBN                           :  978-602-8277-61-7

Peresensi                     : Muhammad Rasyid Ridho, Pustakawan-Pendiri Klub Pecinta Buku Booklicious Malang

Kecantikan adalah anugerah. Anugerah itu mahal. Anugerah yang seharusnya tidak mudah diberikan dan diumbar-umbar murah. Ketika zaman terus berkembang, modernisasi menganggap kecantikan wanita harus ditampilkan dan diperlihatkan pada semua orang. Padahal hal ini bertentangan dengan Islam. Dalam Islam, kecantikan wanita hanya boleh dipersembahkan pada satu orang saja, yaitu suaminya tercinta. Bukan dengan mengumbar dengan menjadi model, bahkan terkesan harganya murah karena mudahnya memanjakan mata lelaki dan menyentuh semaunya asal menghasilkan uang atau asal mendapatkan popularitas.

Mungkin inilah salah satu yang ingin disampaikan oleh Asa Mulchias dalam novelnya yang berjudul Sang Ratu. Adalah Natassja, berusia 20 tahun dan melanjutkan studinya di Kampus Effortio Accademy. Dia anak seorang pengusaha jawa kaya separuh baya, yang sukses berbisnis tekstil dan aneka tupperware di luar negeri, yang bernama Surolaksono. Natassja sendiri biasa memanggil ayahnya dengan nama Java, Papa Java.

Segala yang diinginkan oleh Natassja selalu dikabulkan oleh ayahnya. Seperti keinginan Natassja untuk selalu menjadikan fisiknya dipandang semakin cantik. Dari segala kosmetik dan perawatannya, semua dimanjakan oleh ayahnya. Natassja pun adalah seorang yang cantik, namun sayang kelemahan atau kekurangannya adalah kebiasaan latahnya menyebut kata ‘kutil’.

Suatu ketika banyak yang berkumpul di depan mading, mereka membaca pengumuman terbaru. Ada hal yang tak biasa di kampusnya yang memiliki persaingan ketat dalam hal akademis. Yaitu, akan diadakan sebuah kontes kecantikan yang disebut Campus Click Contes atau disingkat Triple C. Pemenangnya akan menjadi model terkenal nantinya.

Setelah diberitahu oleh sahabatnya Joliffyn, Natassja ingin sekali mengikuti kontes Triple C. Dia sangat terobsesi menjadi seorang model. Bukan model biasa, tetapi juga akan mendapatkan kesempatan menjadi model di GLAMS! Sebuah majalah perempuan yang beroplah sangat luar biasa banyaknya. Segmentasi majalahnya adalah venus metropolis. Selain itu dia ingin mendapatkan yang lebih famous. Seperti main sinetron, bintang iklan, bintang film atau bahkan nanti menyanyi. Seperti, Tyra Banks, Dewi Sandra, BCl dan lainnya.

Dengan percaya diri dan sangat terobsesi Natassja akan mengajak Tante Nungke untuk menemaninya membeli segala yang dibutuhkan untuk kontes yang akan diikutinya. Tante Nungke adalah mantan model, meski tidak terlalu terkenal namun tentu tahu apa saja yang dibutuhkan oleh Natassja, karenanya pilihan Natassja adalah tepat mengajak Tante Nungke.

Ternyata Triple C adalah gagasan seorang peragawati kondang bernama Sarah She. Meski sudah berumur, tetapi aura kecantikan dan modelnya masih tersisa. Kontes kecantikan ini dia harapkan bukan hanya akan lahir model-model muda, tetapi juga semoga kontes kecantikan ini akan kembali mendongkrak namanya. Seperti sebelumnya, dulu dia terkenal sekali.

Mengapa Triple C bisa masuk dengan mudah ke kampus seketat effortio Accademy? Bagaimana kelanjutan kisah obsesi Natassja ingin menjadi model? Semua akan terjawab jika Anda membaca novel ini. Sebenarnya pembahasan dalam novel ini cukup berat karena menyangkup syariah Islam. Namun novel ini tak berat dan cepat diselesaikan, karena ditulis dengan bahasa anak muda. Dengan mengangkat kisah tentang model, semoga pembaca semakin sadar, bahwa menjadi model itu banyak sekali mudharatnya.

Cover bergambar bunga dan background berwarna merah muda sebenarnya sangat cantik. Namun sayang, pada tahun-tahun terbit buku ini banyak buku Indiva yang covernya bunga juga. Sangat disayangkan sebenarnya. Semoga ke depan, soal cover bisa lebih menarik lagi. Selamat membaca!

(83- 2 Desember 2014)

4 thoughts on “Sang Ratu

  1. Iyas 11 Desember 2014 / 11:42

    ini buku terbitan tahun 2012 ka? wah.. ada syariah-syariahnya… emang ada istilah-istilah bahasa asing yg khusus gitu ga ka di novel ini?

    Suka

Silakan Tinggalkan Jejak

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s