Sejarah Isis & Illuminati

Menelisik Kaitan Isis dan Illuminati

Judul                            : Sejarah Isis & Illuminati                                              cover2 Isis Illuminati

Penulis                          : Ahmad Yanuana Samantho

Editor                           : Mehdy Zidane

Penerbit                       : Phoenix Press – Penerbit Ufuk

Tahun Terbit                : Pertama, Oktober 2014

Jumlah Halaman          : 372 halaman

ISBN                           :  978-602-7689-80-0

Peresensi                     : Muhammad Rasyid Ridho, Pustakawan-Pendiri Klub Pecinta  Buku Booklicious.

Setelah Al-Qaeda menjadi sorotan dunia di awal tahun 2000-an, kini ISIS (Islamic State Iraq and Suriah) menjadi organisasi yang banyak dibicarakan orang. Di Indonesia menjadi lebih booming ketika tersebarnya sebuah video anggota ISIS dari Indonesia di youtube, yang mengajak warga Negara Indonesia mengakui dan menjadi anggota dari kekhalifahan ISIS.

Ada banyak respon yang datang, baik yang mendukung dan yang kontra terhadap ajakan ISIS. Seperti penolakan yang dilakukan oleh warga Bandung di Gedung Mochammad Toha, 9/8/2014 (Koran Jakarta 10 Agustus 2014). Selain itu bermunculan pula buku-buku pro dan kontra ISIS. Salah satu buku yang kontra adalah Sejarah ISIS dan Illuminati karya Ahmad Yanuana Samantho.

Yanuana dalam buku ini mengungkapkan bahwa fenomena ISIS dengan cita-cita Daulah Islamiyah-nya  adalah sebuah alat yang dimainkan oleh Zionis , terutama untuk memporak-porakdakan bangunan dan kesatuan umat Islam (halaman 8). Sebagaimana apa yang telah diungkap  oleh buronan yang mantan pegawai Badan Keamanan Nasional (NSA) Amerika Serikat Edward Snowden bahwa ISIS adalah organisasi bentukan dari kerjasama intelejen dari tiga Negara. Yaitu, Negara Inggris, AS dan Israel.

Tujuan tiga Negara tersebut membentuk khilafah baru (ISIS), yaitu agar menarik semua ekstrimis dari seluruh dunia datang ke tempat terbentuknya ISIS. Strategi ini dinamakan dengan strategi sarang lebah. Dalam dokumen NSA, disebutkan bahwa strategi sarang lebah ini untuk melindungi kepentingan zionis dengan menciptakan slogan Islam. Karena, satu-satunya cara untuk melindungi kepentingan Yahudi adalah menciptkan musuh di perbatasan. Keadaan Timur Tengah menjadi kacau, dan kalangan esktrimis mudah dijadikan target. Dalam dokumen ini juga disebutkan bahwa, Abu Bakar Al-Baghdadi adalah binaan Mossad, Israel. Yang pernah dilatih kemiliteran, kursus teologi dan retorika.

Selain membeberkan informasi dari Snowden, penulis juga mengaitkan ISIS akronim Islamic State Irak and Suriah dengan Isis (Dewi Isis). Dewi Isis adalah dewi dalam agama Mesir kuno, dan menyebar  dalam ibadah seluruh dunia Yunani-Romawi. Dia dipuja sebagai ibu yang ideal, pelindung alam dan sihir. Isis sering digambarkan sebagai ibu dari Horus. Isis juga dikenal sebagai pelindung orang mati dan dewi anak (halaman 14).

Ternyata, Dewi Isis tidak hanya menjadi pujaan bangsa Mesir waktu itu. Hingga kelahiran illuminati, ternyata gerakan ini terikat langsung dengan Dewa Matahari dan Dewi Isis dalam kultus Mesir Kuno. Membunuh adalah pengalaman mistik dari cabang sekolah misteri mereka ini. Mereka tidak hanya mempertahankan kontrol dengan pembunuhan atau ancaman. Tetapi, mereka percaya bahwa pembunuhan akan memberi pengalaman spiritual kepada si pembunuh, atau energi jiwa dari yang yang dibunuh.

Inilah teori dibalik pengorbanan manusia dan hewan yang dilakukan sepanjang sejarah oleh gerakan Illuminati. Setan percaya bahwa pengorbanan akan melepaskan energi lebih banyak dari praktik manapun. Seperti intrik gelap dan kotor, mereka akan mendapatkan beberapa bentuk kedewaan atau keabadian (halaman 16).

Apakah nama yang sama dan pembunuhan brutal ini sebuah kebetulan? Penulis mencoba mengungkapkan bahwa persamaan ini bukanlah sebuah kebetulan, tetapi sebagai pengakuan atas simbol-simbol Illuminati (halaman 10). Semakin banyak pembunuhan- pemenggalan kepala seperti yang dilakukan oleh Kelompok ISIS- maka itu akan mempercepat kenaikan derajat mereka.

Penulis buku Garut Kota Illuminati ini menyatakan bahwa lahirnya kelompok ekstrimis seperti ISIS ini erat kaitannya dengan kelompok  yang lahir terlebih dahulu yakni pada pertengahan abad ke 18, yaitu Wahhabi atau Wahhabisme. Sebagaimana namanya gagasan ini diprakarsai oleh Muhammad bin Abdul Wahhab, yang lahir Najd (353).

Gerakan ini biasa mengkafirkan bahkan membunuh sesama muslim, karena perbedaan pendapat dalam masalah furuiyyah. Meskipun selalu dalam perbuatannya karena ingin  mengembalikan kemurnian ajaran Islam. Namun, ternyata menurut agen Inggris Mr. Hempher yang menghasut bin Abdul Wahhab, agar membunuh muslim yang tidak sependapat dengan ajaran Wahhabi. Jadi, ajaran Wahhabi sejak awal berdirinya telah ditunggangi oleh Inggris, dan tujuan besarnya adalah menumbangkan Kekhilafahan Ottoman (halaman 230).

Gerakan ini terus berkembang dan terus mendapatkan dana dari zionis. Penulis mengambil kesimpulan dari banyaknya kejanggalan dari rezim Bani Saud di Makkah. Di antaranya  berteman mesra dengan Amerika Serikat dan banyak simbol-simbol kerajaan memakai simbol Illuminati seperti mata satu dan logo Freemason yaitu jangka.

Kesimpulannya buku ini memang mengarahkan pembaca bahwa ISIS tak lain adalah Zionis. Sempalan Islam dan tak patut didukung. Buku ini tak murni riset ilmiah, karena banyak isinya diambil dari website-website Islam (baik dari situs pembela wahhabi dan yang tidak menyukai wahhabi) dan blog pribadi yang berkaitan dengan tema buku guna meyakinkan pembaca. Maka, memang perlu ada banyak kajian lagi akan hal ini, agar semakin terang ihwal kontroversi ISIS. Buku ini memberi saya semangat untuk mempelajari sejarah lagi, baik wahhabi, Isis, dan madzhab-madzhab Islam, dan semakin membuncah harapan saya terhadap persatuan ummat agar sadar siapa musuh Islam sebenarnya. Soal kejahatan dan kekejaman ISIS (jika memang ISIS) saya tidak setuju, karena Islam Indah dan memiliki adab-adab dalam berperang. Sedangkan, terhadap mujahidin yang berjuang di Suriah, saya mendukung terhadap perlawan terhadap segala kedzaliman yang dilakukan oleh penguasa terhadap ummat (karena saya berdiam diri, lalu apalagi yang saya berikan selain dukungan dan doa) dan saya berdoa semoga di zaman penuh fitnah ini, semoga kita selalu dalam lindungan Allah dan tetap berpegang teguh dengan keislaman kita. Selamat membaca!

dokumentasi pribadi
dokumentasi pribadi

*Dimuat di Harian Singgalang 8 Maret 2015

8 thoughts on “Sejarah Isis & Illuminati

  1. Susindra 10 Maret 2015 / 06:15

    Aduuh…. semoga buku ini memberi banyak informasi yang membuat orang sadar, apa sesungguhnya isis itu.

    Suka

    • Muhammad Rasyid Ridho 10 Maret 2015 / 06:23

      semoga lahir buku lain yang lebih ilmiah dan menambah wawasan tentang ISIS lagi, biar jelas, karena buku ini saja kontraversi pasti😀

      Suka

      • Gusti A.P. 21 April 2016 / 23:06

        Kontroversinya kenapa, Dho? Referensinya reliable kan?

        Suka

  2. Abdul 19 Maret 2015 / 23:59

    Penulis ini entah karena kebodohannya, atau karena dia antek2 syi’ah, jadi membabi buta menuduh Syech Muhammad bin Abdul Wahab sebagai iluminati, kalau penulis buku ini bodoh,saya sarankan untuk membaca terlebih dahulu buku2 karya syech Muhammad bin Abdul Wahab, agar tidak membabi buta begitu, kalau penulis antek syiah, maka sudah jelas, dia tidak akan mebahas ajaran syiah dan majusi yang sangat erat kaitannya dengan illuminati dan masonic, yang pusatnya di karbala, bertaubatlah anda……..

    Suka

    • Muhammad Rasyid Ridho 20 Maret 2015 / 00:23

      Sepertinya memang begitu, penulis tidak merujuk data historis illuminati dan masonic berkaitan dengan syiah dan majusi pak..

      Suka

Silakan Tinggalkan Jejak

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s