Buku Saku Terapi Spiritual

Resep Obat Penyakit Rohani

Judul                            : Buku Saku Terapi Spiritual

cover Buku Saku Terapi Spiritual
cover Buku Saku Terapi Spiritual

Penulis                          : Ibnu al-Jauzi Penerbit                       Penerbit                        :Zaman

Penerjemah                   : A. Khosla Asy’ari Khotib Tahun Terbit                              : Pertama, Januari 2015 Jumlah Halaman                         : 152 halaman

ISBN                           :  978-602-1687-41-3 Peresensi                     : Muhammad Rasyid Ridho, Pustakawan-Pendiri Klub Pecinta Buku Booklicious.

Allah menciptakan berbagai macam penyakit di dunia, bersamaan itu pula Allah memberi obatnya. Sejatinya penyakit tidak hanya berupa penyakit fisik, tetapi juga penyakit rohani atau penyakit spiritual.

Penyakit ini banyak menjangkiti manusia, dan menyebabkan kerusakan dunia. Seperti dengki, sombong, malas, dendam dan lain sebagainya. Menurut Ibnu al-Jauzi, pengobatan fisik berkaitan dengan upaya menyehatkan dan menyelaraskan citra atau bentuk luar (al-shuwar), sebaliknya pengobatan spiritual berkaitan dengan upaya menyehatkan dan menyeleraskan nilai-nilai (al-ma’ani). Bahkan, Ibnu al-Jauzi menganggap pengobatan spiritual harus lebih diprioritaskan (halaman 8).

Dalam mengobati penyakit rohani tentu saja berbeda dengan cara mengobati jasmani. Dalam pengobatan jasmani, inisiatif mungkin bisa saja dari orang lain, sebaliknya pengobatan rohani memerlukan tekad dan kemauan dari penderita sendiri. Jika tidak maka akan sulit teratasi. Dalam  Buku Saku Terapi Spiritual karya Ibnu al-Jauzi ini menyebutkan banyak penyakit rohani beserta  resep untuk mengobatinya.

Dalam mengobati penyakit rohani anugerah Allah kepada manusia untuk berpikir yaitu akal, harus bisa mengendalikan hawa nafsu. Jika sebaliknya hawa nafsu yang mengendalikan akal, maka ini yang menyebabkan penyakit rohani (halaman 17). Cinta berahi adalah salah satu penyakit yang telah merusak sebagian besar manusia, baik fisik maupun agama mereka, atau malah dua-duanya. Banyak perang skala kecil sampai yang terbesar tersebab cinta.

Ibnu Al-Jauzi memberi resep untuk mengobati penyakit ini. Yaitu, menghindarkan diri dari pergaulan manusia, menutup mata dan menahan pandangannya. Sebab cinta akan hadir pada pandangan yang berulang-ulang. Jika ini bisa dilakukan, maka insya Allah akan selamat dari terjerembab ke lubang kehinanaan. Tekad penderita di sini memang diuji. Dia harus menghindari sumber-sumber penyebab penyakitnya dan sabar menghadapi pahit getirnya. Sebagaimana perkataan Ibnu al-Jauzi, “Bertahan dalam penderitaan adalah sebaik-baik pengobatan (halaman 22).” Ibnu Mas’ud juga pernah berkata, “Apabila di antara kalian terpesona pada seorang wanita, ingatlah aib dan kekurangannya!”

Penyakit rohani lain yang banyak menjangkiti manusia adalah keinginan atas kekuasaan. Betapa banyak orang yang ingin menjadi anggota DPR, Bupati, Gubernur hingga Presiden. Nabi telah mengingatkan, “Setiap orang yang memerintah sepuluh orang, apalagi lebih, akan datang menghadap Allah Swt kelak di hari kiamat dalam keadaan tangannya terbelenggu di lehernya. Taka da yang bisa melepaskannnya selain perbuatan baiknya, atau ia akan celaka karena dosanya. Kekuasaan itu, pertamanya (di dunia) adalah cercaan, pertengahannya (di alam kubur) adalah penyesalan, dan klimaksnya adalah siksaan pada hari kiamat.”

Sedangkan Ibnu al-Jauzi memberi resep pada yang menginginkan kekuasaan dengan cara merenungkan dan menyadari bahwa ia hanya membayangkan kebesaran yang sejatinya tidak akan pernah ia capai. Karena begitu kekuasaan ada di tangan, ia akan tahu bahwa kekuasaan tidak ada apa-apanya, bahwa bukan kekuasaan yang akan memberikan kemuliaan. Karena kekuasaan hanya memberikan beban yang begitu berat dan kecemasan yang menyangkut dirinya maupun yang berkaitan dengan agama (halaman 34). Penyakit rohani yang juga banyak menjangkiti manusia adalah sombong. Sombong adalah meninggikan diri sendiri dan merendahkan orang lain. Pengobatan sombong ada du acara, umum dan khusus.

Pengobatan umum dibagi dua, yaitu dengan ilmu dan amal. Dengan mencari dalil-dalil agama baik Al-Qur’an maupun Al-Hadits yang menunjukkan bahwa sombong adalah sikap yang tercela. Sedangkan pengobatan dengan amal (perbuatan) yaitu dengan bergaul dengan orang-orang yang rendah hati dan mengambil ilmu dari mereka (halaman 65). Terakhir, resep untuk mengobati penyakit sombong adalah dengan merenungkan ketercelaan dan kehinaan sifat sombong. Karena jika yang disombongkan harta, seharusnya sadar bahwa harta bisa kapan saja lenyap. Jika yang disombongkan ilmu, seharusnya sadar masih banyak orang yang lebih berilmu daripadanya.

Masih banyak penyakit rohani yang disebutkan plus resep obatnya dalam buku setebal 152 halaman ini. Seperti dengki, riya, bakhil (pelit), dan takut akan mati. Sebagai ulama sekaligus psikolog klasik, Ibnu al-Jauzi mampu memberi resep-resep obat penyakit rohani secara ringkas, namun mengena. Sungguh, buku rekomendasi untuk Anda baca dan kaji. Semoga rohani kita sehat semua, selamat membaca!

dokumentasi pribadi
dokumentasi pribadi

*Resensi ini pernah dimuat di Malang Post 15 Maret 2015

* Resensi pemenang Islamic Reading Challenge 2015 IsRC15 edisi Maret http://yukmembacabukuislami.blogspot.com/2015/04/pengumuman-pemenang-maret-isrc15.html

2 thoughts on “Buku Saku Terapi Spiritual

  1. Euisry Noor 19 Maret 2015 / 04:01

    Buku klasik dari timur. terima kasih resensinya. Aku jg pernah baca beberapa buku Penerbit Zaman bergenre sama. Akan tetapi suka kesulitan aja ma ngereviewnya, heu. Harus byk belajar nih. Jadi teringatkan dg penyakit spiritual yg lebih berbahaya dibanding fisik ya….

    Suka

    • Muhammad Rasyid Ridho 19 Maret 2015 / 11:43

      Sama-sama Mbak Euisry, semoga bermanfaat ya. Hehe, saya masih belajar mereview juga kok Mbak. Iya Mbak, kata Ibnu al-Jauzi begitu, idealnya memang keduanya harus dijaga kesehatannya🙂

      Suka

Silakan Tinggalkan Jejak

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s