Nutrisi Sehat Bagi Penderita Diabetes

Resep Sehat Bagi Penderita Diabetes

Judul                            : Nutrisi Sehat Bagi Penderita Diabetes

cover Nutrisi Sehat bagi Penderita Diabetes
cover Nutrisi Sehat bagi Penderita Diabetes

Penulis                          : Elaine Magee, M.P.H.,R.D. Penerbit                       : Metagraf, Imprint Penerbit Tiga Serangkai Penerjemah                   : Isma B. Soekoto Editor                          : A. Mellyora Tahun Terbit                : September, 2014 Jumlah Halaman          : 294 halaman ISBN                           :  978-602-9212-49-5 Peresensi                     : Muhammad Rasyid Ridho, Pustakawan-Pendiri Klub Pecinta Buku Booklicious. Diabetes telah menjadi penyebab kematian ketiga di dunia (halaman 2). Penderita diabetes di banyak negara terus mengalami pertambahan, termasuk Indonesia. Menurut data World Healt Organization (WHO) pada tahun 1994 penderita diabetes di Indonesia sudah mencapai angka dua juta. Pada tahun 2000, penderita diabetes naik hingga angka empat juta dan setahun kemudian naik hingga lima juta. Sehingga menjadi Negara peringkat ke empat paling banyak penderita diabetes. Dari data tersebut WHO sampai memprediksikan bahwa pada 2030 nanti penderita diabetes di Indonesia akan terus bertambah hingga 1502%. Sedangkan di Amerika saat ini diperkirakan sebanyak 79 juta orang dewasa yang mengidap diabetes dan akan terus bertambah di tahun-tahun berikutnya (halaman 2). Diabetes menjadi epidemik khususnya setelah perang dunia II, di mana banyak orang yang mengalami obesitas. Diabetes berasal dari bahasa Yunani yang berarti pancuran atau curahan, sedang mellitus artinya gula. Definisi diabetes militus adalah keadaan di mana tubuh tidak bisa menghasilkan hormon insulin sesuai kebutuhan atau tubuh tidak bisa memanfaatkan secara optimal insulin yang dihasilkan sehingga terjadi kelonjakan kadar gula dalam darah melebihi kenormalan (http://penyakitdiabetesmelitus.net/). Menurut para ahli ada tiga yang menyebabkan seseorang menderita diabetes militus. Pertama, gaya hidup yang tidak baik. Seperti tidak makan secara teratur dan tidak berolahraga. Kedua, faktor genetik dan terakhir adalah virus bakteri. Penulis buku Nutrisi Sehat Bagi Penderita Diabetes Elaine Magee dikenal sebagi dokter resep (www.recipedoctor.com) dan seorang ahli gizi. Ayahnya dulu seorang penderita diabetes dan akhirnya dia ingin berbagi kepada penderita diabetes di dunia, bahwa ada resep sehat yang bisa dimakan oleh penderita diabetes. Dengan harapan mereka yang menderita tersebut tidak kehilangan harapan hidup di dunia dan kembali semangat melanjutkan hidup. Elaine menyebutkan sebelum mengetahui resep sehat untuk penderita diabetes, setidaknya ada empat kunci untuk mengelola diabetes yang perlu diketahui. Pertama, memantau kadar gula darah. Hal ini penting agar dapat mengetahui apa kadar gula darah dalam keadaan normal ataukah tidak. Dengan mengetahui kadar gula darah, maka akan memudahkan untuk menggunakan resep apa yang akan digunakan sehingga menyebabkan kadar gula darah kembali dalam keadaan normal (halaman 9). Kedua, berolahraga secara teratur. Berolahraga dapat mengendalikan gula darah dan menekan produksi insulin juga mempercepat tulang menyerap lebih banyak gula dari aliran darah. Dengan lebih banyak gula dalam sel-sel otot, kita dapat memproduksi lebih banyak tenaga sehingga otot-otot kita dapat terus bekerja (halaman 10). Ketiga, mengatur pola makan dengan bijaksana. Pola makan yang bijaksana bagi penderita diabetes adalah memakan banyak seperti minyak kanola, minyak zaitun murni, avokad, kacang-kacangan dan biji-bijian yang semua mengandung lemak tak jenuh. Sebagian sedikitnya lagi adalah memakan karbohidrat dan sajian ikan kaya asam lemak omega-3 setiap minggu. Dan terakhir harus bekerja sama dengan dokter dan ahli gizi agar bisa memberikan resep yang sesuai dengan penyakit diabetes (halaman 11). Elaine berpendapat bahwa makanan sehat akan tidak berarti jika tidak dimakan. Karenanya, makanan sehat itu harus tetap lezat untuk disantap, sehingga ada yang memakannya. Berikut kunci khusus membuat resep sehat bagi penderita diabetes.  Pertama, temukan batasan lemak ideal dan gula. Berapa banyak bisa memotong kalori, lemak jenuh dan gula tanpa mengubah rasa dan tekstur. Kedua, gunakan pengganti lemak yang cocok. Ketiga, periksalah lagi kegunaan setiap bahan berlemak atau manis sebelum mengubahnya dalam resep. Saat lemak dan gula tidak dapat digantikan, mungkin harus tetap menggunakannya sebagian dan mengurangi lemak hingga separuhnya serta gula sepertiganya. Keempat, gunakan bahan pengganti seperti bahan rendah lemak dan gula yang tidak terlalu manis, serta produk lain jika bisa. Misalnya menggunakan keju cheddar dengan aroma yang kuat yang rendah lemak sebagai pengganti keju biasa. Atau, gunakan saus asam yang lezat dan bebas lemak setengah dan setengah atau susu rendah lemak, bukan krim. Bisa juga digunakan sirop rendah kalori untuk kue pancake, buah beku tanpa pemanis, dan lain-lain, bukan yang biasa. Kelima, jika mungkin ubahlah cara memasak yang mengurangi penggunaan lemak masak. Seperti memasak dengan suhu yang sangat panas, memanggang, merebus, dan mengukus. Jika lemak masak dibutuhkan untuk menjaga kekhasan makanan gunakan sedikit pada penggorengan, untuk pencoklatan, atau menumis atau menggoreng dan gantilah dengan lemak baik seperti minyak kanola atu minyak zaitun murni (halaman 175-176). Dalam buku  294 halaman ini, penulis yang sudah menelurkan 25 buku tentang gizi dan diabetes ini juga memberi contoh menu sarapan pagi, siang dan malam termasuk juga menu kudapan bagi yang senang kudapan (halaman 180-183). Penulis juga menyarankan bagi penderita diabetes untuk mengubah gaya makan yang tidak baik dengan cara makan mediterania (halaman 134). Dengan demikian, buku ini sangat layak dibaca, utamanya oleh penderita diabetes beserta keluarga. Agar keluarga mampu menyuguhkan makanan sehat sesuai resep yang ada dalam buku ini. Sesuai harapan penulis, agar penderita diabetes memiliki semangat untuk hidup lagi, setelah melihat keluarga yang mendukung dan makanan yang juga mendukung. Selamat membaca!

dokumentasi pribadi
dokumentasi pribadi

*dimuat di Harian Nasional 22/Maret/2015

11 thoughts on “Nutrisi Sehat Bagi Penderita Diabetes

  1. adeanit4 23 Maret 2015 / 14:50

    Dirimu kecepatan membacanya seberapa cepat sih? Banyak banget resensinya. Luar biasa deh

    Suka

    • Muhammad Rasyid Ridho 23 Maret 2015 / 15:04

      Terkadang masih tergantung bukunya, bikin semnagat baca apa gak hehe
      Terima kasih Mbak Ade, sukses selalu, semoga semakin produktif🙂

      Suka

  2. Ina 24 Maret 2015 / 09:13

    Thanks info-nya.
    Bagaimana sih cara mempertahankan semangat untuk terus mambaca dan menulis ya?
    Thanks

    Suka

    • Muhammad Rasyid Ridho 24 Maret 2015 / 12:38

      sama-sama terima kasih telah membaca resensi saya🙂

      Saya menganggap keduanya kebutuhan, jadi ketika rasa malas datang, saya bisa semangat membaca dan menulis lagi, karena merasa butuh akan keduanya.

      Semoga bermanfaat ya🙂

      Suka

  3. Takoyaki 26 Maret 2015 / 14:29

    wah, komplit banget resensinya gan. Mantap.. (y)

    Suka

  4. Kakan 26 Maret 2016 / 02:23

    Di toko buku mana saya bisa membelinya mas. Sy sdh coba cari di gramedia tidak ada. Terima kasih.

    Suka

Silakan Tinggalkan Jejak

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s