Ayat Suci Yang Menari

Perjalanan Menuju Hidayah

Judul                            : Ayat Suci Yang Menari

cover Ayat Suci Yang Menari
cover Ayat Suci Yang Menari

Penulis                          : Garina Adelia

Editor                          : Dewi Kartika Teguh Wati

Penerbit                       : Gramedia Pustaka Utama

Tahun Terbit                : Pertama, Desember 2014

Jumlah Halaman          : 240 halaman

ISBN                           :  978-602-03-0918-7

Peresensi                     : Muhammad Rasyid Ridho, Pustakawan-Pendiri Klub Pecinta Buku Booklicious

Hidayah memang misteri. Akan menghampiri siapa saja yang dikehendaki oleh Allah. Tidak memandang berpendidikan atau tidak, kaya atau miskin, tidak memandang bangsa, semua manusia terpilih akan mendapatkannya. Seperti ini pula kisah Laura, tokoh dalam novel Ayat Suci Yang Menari karya Garina Adelia.

FOEI Belanda akan mengirimkan anggotanya untuk meneliti dan memberikan penyuluhan lingkungan hidup di Pertambangan batu bara Batulicin-Kalimantan Selatan. Anggota yang terpilih tiga laki-laki dan dua perempuan, yaitu Nicholas (saudara kembar Laura), Christoper (tunangan Laura), Nikki, Ilse (ketua tim)  dan Laura (halaman 12-16).

Setelah sampai di sana, ternyata tugas mereka berlima tidak mudah. Pordland Coal Mining, perusahaan batu bara yang mereka teliti ternyata penuh dengan masalah dan misteri. Sebelum mereka datang, ada beberapa korban yang meninggal saat bekerja di sana. Katanya, meninggalnya mereka itu karena kecelakaan dan ketidaksengajaan (halaman 27).

Mereka ingin membongkar misteri ini. Selama berada di sana dan berinteraksi dengan pekerja tambang, ada beberapa orang yang misterius dan diwaspadai sebagai orang yang bersalah. Mereka adalah Nishi Takamura, Eda Akihiro dan Neo Javed. Nishi Takamura adalah manajer Pordland Coal Mining, sedangkan Eda Akihiro adalah ahli geologi yang bekerja di laboratorium tambang untuk meneliti kandungan batu bara yang mereka dapatkan di setiap penggalian (halaman 49-50). Neo Javed adalah anak Ustad Shahzad, Ketua Suku Dayak Ngaju dan menjadi generasi penerus pemimpin Dayak Ngaju.

Neo adalah sarjana tekhnik mesin (halaman 28), tetapi dia memilih menjadi operator alat berat di pertambangan seperti ekskavator (halaman 30). Dalam novel ini diceritakan Neo baru bekerja selama dua bulan di perusahaan pertambangan. Dibalik keinginannya bekerja di Pordland Coal Mining dia memiliki misi, yaitu ingin menelisik apa sebenarnya penyebab kematian adiknya (Lei Aristo) dulu yang bekerja di pertambangan Porland Coal Mining juga (halaman 23).

Dalam proses meneliti, tanpa sadar Laura terkesan dengan kondisi keagamaan pekerja di pertambangan yang sebagian mereka taat menjalankan shalat di mushalla yang ada di sekitar mes pekerja. Selain itu, suara adzan, ayat suci Al-Qur’an, dan shalawat yang biasa dikumandangkan lewat TOA mushalla membuat hati Laura tenang dan adem (halaman 89).

Ada dua orang yang pernah Laura dengar sedang membaca Al-Qur’an dan shalawat yaitu Fayza dan si misterius Neo. Fayza adalah pembawa makanan di mes, dan dia bersahabat dengan Laura. Laura semakin senang dengan Fayza karenanya bisa melantunkan Al-Qur’an dengan indah. Kepada Neo Fayza berusaha mendekati karena bacaan Al-Qur’an dan shalawat-nya membuat hati Laura bergetar. Meski misterius dan pendiam, Laura tetap ingin berteman dan berbicara dengan Neo (halaman 93).

Neo awalnya bersikap sinis kepada semua orang Belanda, termasuk Laura yang berusaha kenalan dengannya. Karena dia menganggap tim FOEI adalah orang-orang jahat yang akan membantu perusahaan pertambangan menyembunyikan kesalahannya. Tetapi dia salah menyangka, ternyata mereka juga ingin meneliti masalah-masalah yang ada di pertambangan, termasuk banyaknya angka kematian para pekerja tambang.

Tim FOEI yang masih curiga pada Neo, masih tidak percaya dengan kebaikan Neo meski mereka telah ditolong Neo ketika mereka tersesat di hutan terlarang. Hutan terlarang adalah hutan yang tidak boleh ada pekerja tambang yang masuk ke sana. Ternyata, penyebabnya adalah di sana adalah tempat batu bara yang juga digali diam-diam oleh Nishi Takamura. Selain itu di sana juga tempat dikubur pekerja tambang yang mati saat bekerja, untung menghilangkan jejak dan juga menjadi jalan pintas untuk membawa batu bara ke Jepang.

Rahasia ini telah diketahui oleh tim FOEI karenanya mereka akhir diteror bahkan ada usaha untuk membunuh mereka. Namun, untung saja Neo dan temannya Jai dan Zeno bisa menolong mereka. Laura pun menjadi muallaf ketika beberapa kali mengalami pengalaman spiritual, kemudian diikuti oleh kembarannya, Nicholas (halaman 236).

Novel ini terasa lengkap, ada misteri, thriller, lokalitas, romance, dan kritik sosial menjadi satu dalam sebuah novel Islami. Novel dengan 240 halaman ini tidak hanya menghibur pembaca. Karena memang sangat mengagumkan, sarat pelajaran dan penuh hikmah. Selamat membaca!

dok. pribadi.
dok. pribadi.

*resensi ini pernah dimuat di radar sampit 26 April 2015

Silakan Tinggalkan Jejak

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s