Reyna dan Satu Permohonan

Penyesalan Selalu Ada Di Akhir

Judul                            : Reyna dan Satu Permohonan

cover reyna dan satu permohonannya
cover reyna dan satu permohonannya

Penulis                          : Yesica Vina Damayanti

Penerbit                       : Noura Books

Editor                          : Aan Wulandari

Tahun Terbit                : Cetakan I, Mei 2015

Jumlah Halaman          : 128 halaman

ISBN                           :  978-602-0989-65-5

Peresensi                     : Muhammad Rasyid Ridho, Pegiat di Bondowoso Writing Community

Jika diperhatikan, banyak dongeng yang memunculkan cermin ajaib dalam kisahnya. Seperti dalam kisah putri salju, ada cermin yang bisa menjawab pertanyaan yang ditujukan padanya. Mungkin inilah yang menjadi inspirasi Yesica, dalam menulis buku ketiganya yang berjudul Reyna dan Satu Permohonannya.

Sesuai judulnya, novel anak ini bercerita tentang Reyna. Reyna adalah anak yang tomboy, suka main basket, seringkali ketika ke sekolah penampilannya mirip penjelalah alam liar. Dia memiliki saudara kembar yang bernama Rachel. Rachel berbeda 160 derajat dari Reyna, Rachel terlihat begitu sempurna, rambutnya hitam dikuncir kuda, penampilannya rapi, punya banyak teman dan selalu mendapat kepercayaannya (halaman 3).

Tentu saja hal tersebut membuat Reyna iri hati. Ditambah lagi, Reyna anak yang berprestasi di kelasnya, orangtuanya seringkali memuji Rachel. Sedangkan Reyna merasa, pujian dan kasih sayang yang diberikan orangtua kepada Rachel tidak pernah dia rasakan. Hal ini semakin membuat Reyna sedih dan sangat dengki pada Rachel.

Padahal, sebenarnya Reyna memiliki kelebihan yang tidak dimiliki oleh Rachel, yaitu Reyna bisa main basket dan menjadi ketua tim basket kelas A. Selain itu Reyna juga memiliki keahlian melukis. Namun, Reyna merasa kedua orangtuanya jarang mengapreasiasi kelebihan Reyna.

Suatu ketika, di saat pesta ulang tahunnya yang ke empat belas, Reyna melakukan kesalahan karena bangun siang. Namun, dia malah marah kepada ibunya dan dia kabur dari rumah. Karena lelah, dia berhenti di pinggir jalan dan bertemu seorang nenek. Setelah saling sapa, nenek itu kemudian memberikan cermin kepada Reyna. Nenek itu mengatakan Reyna bahwa cermin itu bisa mengabulkan apa yang Reyna minta. Tetapi, cermin tersebut tidak akan mengubah keadaan Reyna.

Apa permohonan Reyna pada cermin ajaib pemberian nenek misterius? Anda wajib baca bukunya kalau penasaran :D  Hikmah yang bisa diambil dari novel anak ini adalah iri adalah perbuatan tidak baik, marah kepada orangtua adalah perbuatan tidak baik, dan tidak ada penyesalan yang terjadi di awal, semua penyesalan ada di akhir. Karenanya, berpikirlah sebelum berbuat, agar senantiasa dalam kebaikan selamanya. Insya Allah. Buku yang layak dibaca! Selamat membaca!🙂

Silakan Tinggalkan Jejak

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s