Menghafal Al-Qur’an Itu Mudah

Cara Mudah Menghafal Al-Qur’an

Judul                            : Menghafal Al-Qur’an Itu Mudah

cover menghafal al-quran itu mudah
cover menghafal al-quran itu mudah

Penulis                          : Hasan bin Ahmad bin Hasan Hamam

Judul Asli                     : Kaifa Tahfazh Qur’an fii Asyri khuthuwat

Penerbit                       : Pustaka at-Tazkia

Penerjemah                   : Ummu Fawwaz

Editor                          : Tim Pustaka at-Tazkia

Tahun Terbit                : Cetakan II, September 2009

Jumlah Halaman          : 128 halaman

ISBN                           :  978-979-24-2642-7

Peresensi                     : Muhammad Rasyid Ridho, Pegiat di Bondowoso Writing Community

Al-Qur’an adalah kitab suci yang hingga hari ini masih orisinil, sesuai dengan apa yang Malaikat Jibril sampaikan kepada Nabi Muhammad pertama kali. Tidak ada perubahan sama sekali di dalamnya. Allah menjaga Al-Qur’an, tidak seperti kitab suci Nabi lainnya yang hari ini sudah banyak mengalami perubahan.

Dalam surat al-Ankabut ayat 49 Allah berfirman, “Sebenarnya Al-Qur’an itu adalah ayat-ayat yang nyata dalam dada orang-orang yang beriman.” Ayat ini bermakna, bahwa Allah menjaga Al-Qur’an, di dada orang-orang beriman yang menghafalkan Al-Qur’an sampai Allah menghancurkan bumi dan segala isinya (halaman 11). Hal ini dilakukan oleh Muslim generasi awal hingga Muslim hari ini. Sehingga, tidak ada yang bisa mengubah isi Al-Qur’an.

Maka, sebenarnya menghafal Al-Qur’an adalah mudah. “Dan sesungguhnya telah Kami mudahkan Al-Qur’an untuk pelajaran, maka adakah orang yang mengambil pelajaran?” (Al-Qamar: 17). Maksud ayat ini adalah Allah memberi kemudahan kepada orang-orang yang ingin menghafalkan Al-Qur’an. Allah akan memberi pertolongan kepada orang-orang yang berusaha menghafal Al-Qur’an (halaman 13).

Dalam menghafal Al-Qur’an tidak ada batasan umur untuk memulainya. Dari anak-anak hingga orang tua, semua insya Allah bisa menghafal Al-Qur’an. Imam Syafi’i dalam berbagai referensi dikatakan sejak kecil telah menghafal Al-Qur’an, ada yang mengatakan sejak usia 7 tahun, dalam pendapat lain mengatakan pada saat 9 tahun.

Contoh lainnya, penulis buku Menghafal Al-Qur’an Itu Mudah Hasan bin Ahmad bin Hasan Hamam mengatakan bahwa banyak dari pemuda dan bahkan orang tua yang mendapatkan syahadah telah menghafal Al-Qur’an dalam bimbingan ustadznya, yaitu Dr. Sayyid Sadaty as-Syanqithi (halaman 17).

Agar memudahkan, maka ada 10 tips yang disampaikan Hasan bin Ahmad untuk menghafal Al-Qur’an. Di antaranya, yang pertama kali harus ada dalam diri yang ingin menghafalkan Al-Qur’an adalah ikhlas. Ikhlas menghafalkan Al-Qur’an untuk mendapat ridho Allah subhanahu wa ta’ala. Dengan niat yang ikhlas, insya Allah akan termudahkan dan menjadi barakah,

Tips, kedua menghafal dengan tajwid yang benar. Biasanya dalam menghafal pertama kali atau ketika telah menghafal dan muraja’ah (mengulang hafalan), banyak yang membaca cepat sehingga tidak memerhatikan bagaimana tajwid hafalannya. Hal ini tidak disarankan, karena nantinya bisa jadi bacaan dari muraja’ah ini yang akan lekat di dalam otak. Selain itu jika salah membaca panjang dan pendek, atau mukharijul khuruf (pelafalan huruf Arab) bisa membuat beda arti, dan ini bisa menjadi dosa. Itulah kenapa ada ilmu tajwid.

Tips ketiga adalah memilih waktu dan tempat yang tepat untuk menghafal. Misal habis shubuh, selama satu jam. Rata-rata memang penghafal Al-Qur’an banyak yang memanfaatkan waktu sehabis shubuh untuk menghafal. Dalam waktu yang sudah ditentukan termasuk pula tempatnya, maka harus konskuen dan tidak boleh ada yang mengganggunya termasuk gadget (halaman 28).

Selain 3 tips di atas ada 7 tips lain yang sebaiknya And abaca langsung dari bukunya, Agar lebih lengkap dan semakin semangat menghafal. Tidak hanya tips bagaimana menghafal Al-Qur’an, buku ini juga dilengkapi dengan kisah-kisah nyata para penghafal Al-Qur’an, cara membimbing anak untuk menghafal Al-Qur’an dan juga etika dalam membaca dan mengahafal Al-Qur’an.

Dengan demikian, meski buku ini mini dan tidak terlalu tebal, tetapi insya Allah ada banyak manfaatnya. Ada banyak keistimewan orang yang membaca Al-Qur’an, sebagaimana firman Allah dan juga hadits Rasulullah. Seperti orangtua penghafal Al-Qur’an akan dimahkotai dengan cahaya yang lebih indah dari matahari. Semoga Allah memberikan hidayah-Nya kepada kita semua, untuk berusaha menghafal firman-Nya yang mulia. Aamiin.

 

Silakan Tinggalkan Jejak

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s