Kupilih Engkau Karena Allah

Memilih Pasangan Karena Allah

Judul                            : Kupilih Engkau Karena Allah

dokumentasi pribadi
dokumentasi pribadi

Penulis                          : Jauhar al-Zanki

Penerbit                       : Pro-U Media

Editor                          : Irin Hidayat

Tahun Terbit                : Cetakan 2, Desember 2013

Jumlah Halaman          : 221 halaman

ISBN                           :  978-602-7820-01-2

Peresensi                     : Muhammad Rasyid Ridho, Pegiat di Bondowoso Writing Community

“Wanita dinikahi karena empat perkara: karena hartanya, karena keturunannya, karena cantiknya, karena agamanya. Maka, pilihlah wanita yang memiliki agama, pasti engkau akan beruntung.” (H.r. Bukhari Muslim)

Hadits ini sangat masyhur, sering disampaikan oleh penceramah utamanya ketika menyampaikan khutbah nikah. Hadits ini menunjukkan bahwasanya dalam memilih pasangan kita diperbolehkan memilih wanita atau pria karena empat hal tersebut. Tetapi yang paling dianjurkan adalah wanita yang paling baik agamanya, karena dalam hadits tersebut jika kita memilih pasangan karena agama, maka kita akan mendapatkan keberuntungan. Nah, jika ada wanita yang memiliki keempat-empatnya itu bagus. Tetapi masalahnya sangat jarang ditemukan, dan pertanyaannya jika memang kita, apa mau dengan kita?😀

Memang sejatinya menikah dan memilih pasangan hanya karena Allah. Jika niatnya baik, hanya karena Allah. Maka, tentu akan memilih calon yang agamanya baik. Hadits senada yang insya Allah membuat kita, untuk kembali menata niat menikah dan memilih pasangan. “Barang siapa yang menikahi seorang wanita karena memandang kedudukannya, maka Allah akan menambah baginya kerendahan. Barang siapa menikahi wanita karena harta bendanya, maka Allah akan menambah baginya kemelaratan. Barang siapa yang menikahi wanita karena memandang keturunannya, maka Allah akan menambah baginya kemelaratan. Namun, barang siapa menikahi wanita karena ingin menundukkan pandangannya dan menjaga kesucian farjinya, atau ingin mendekatkan ikatan kekeluargaan, maka Allah akan membarakahinya bagi istrinya dan membarakahi istrinya baginya.” (H.r. Bukhari)

Menurut penulis buku Kupilih Engkau Karena Allah, Jauhar al-Zanki, dalam memilih pasangan ada prosesi kerja hati yang mesti didampingi dengan syariat agar tidak salah langkah dan terjerumus dalam dosa (halaman 38). Saya jadi teringat dengan beberapa saudara seiman, yang mereka memilih menikahi wanita yang umurnya lebih tua. Bahkan, jika sejajar, bisa disangka ibu dan anak, atau paling tidak adik dan kakak. Lebih dari itu, wanita yang dinikahinya adalah janda yang telah memiliki anak yang cukup banyak.

Nah, saya mengira insya Allah mereka telah memikirkan matang-matang dan tentu saja dengan niat yang tulus karena Allah. Jujur, saya kagum kepada mereka itu. Tidak banyak yang memiliki kekuatan niat dan ‘azzam seperti mereka. Rasanya saya belum bisa seperti mereka, dan semoga saya ditolong Allah untuk kembali menata niat hanya karena-Nya.

Buku karya ustadz yang menjadi pembicara tetap di sebuah radio khusus bertema cinta dan pernikahan ini, selanjutnya membahas tentang prosesi ta’aruf . Memilih dengan yang baik, bukan berarti mencari mereka yang sempurna. Karena tidak ada yang sempurna di dunia ini, penulis memberi indikator yang wajib dilakukan agar tidak kecewa kemudian hari (halaman 96).

Ketika akan menikah, kita harus tahu siapa calon kita. Dalam memilihnya, indikator pilihannya antaralain yang selaras dan seimbang dengan kita, pandai memelihara diri, santun akhlaknya, gampang dipinang, gadis lebih diutamakan dan masih ada yang lain yang bisa dibaca langsung dibukunya.

Satu hal yang Jauhar ingatkan agar tidak dilupakan adalah prosesi nadzhar atau memandang/ melihat calon pasangan kita (halaman 98). Maksud dari melihat calon pasangan ini adalah, mungkin dengan itu akan lebih membuat hati kita sreg untuk menikahi calon pasangan. Seperti apa yang pernah Rasulullah ShallaAllahu ‘alaihi wa Sallam sampaikan, “Jika salah seorang di antara kamu meminang wanita, dan ia mampu melihat apa yang membuatnya tertarik untuk menikahinya, maka lakukanlah.” (H.r. Ahmad, Hakim, Thahawi)

Menurut Jauhar nadzhar ini sangat penting, tetapi sering dilupakan. Karena ada kisah sahabat Nabi, yang pernikahannya gagal dan menikah hingga beberapa kali. Hingga Rasulullah menyuruhnya untuk melihat calon pasangannya terlebih dahulu, baru menikah. Sejak itu, pernikahannya langgeng. Ini point penting yang ingin penulis sampaikan.

Buku ini ditulis dengan bahasa yang ringan nan puitis. Sebenarnya pembahasan dalm buku ini sudah banyak dibahas dalam buku pernikahan lainnya. Yang membedakan adalah gaya bahasa dan penyajian yang mengena kepada pembaca. Akhirnya, buku 221 halaman ini wajib dibaca oleh Anda yang akan menikah khususnya. Semoga dengan membaca buku ini, akan memberi perubahan khususnya dalam hal niat. Aamiin. Selamat membaca!

4 thoughts on “Kupilih Engkau Karena Allah

  1. Hadi 12 Juni 2015 / 03:53

    Perlu menjadi koleksian daftar buku perpustakaanku ini kak.

    Suka

Silakan Tinggalkan Jejak

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s