I Believe

Agar Cinta Menjadi  Indah

Judul                            : I Believe

cover i believe
cover i believe

Penulis                          : @ManJaddaWaJadaa

Editor                           : Firdaus Agung

Penerbit                       : QultumMedia

Tahun Terbit                : Cetakan I, Juli 2013

Jumlah Halaman          : 154 halaman

ISBN                           :  978-979-017-262-3

Peresensi                     : Muhammad Rasyid Ridho, Pegiat di Bondowoso Writing Community

Mencintai, dicintai fitrah manusia.

Setiap insan di dunia, pasti merasakannya… (Cinta by The Fikr)

Ya, memang benar cinta itu fitrah manusia, dan semua manusia pasti akan merasakan yang namanya cinta. Mulai cinta kepada keluarga hingga kepada lawan jenis. Cinta kepada lawan jenis inilah yang sering dijadikan bahasan oleh banyak orang, termasuk oleh akun @ManJaddaWaJadaa dalam buku yang ditulisnya berjudul I Believe.

sumber: inspiringmarriage.wordpress.com
sumber: inspiringmarriage.wordpress.com

Meski setiap orang boleh saja mencintai lawan jenis, namun penulis buku ini tidak menyarankan sang pecinta berpacaran dengan lawan jenis yang dicintainya. Kenapa? Karena pacaran itu kuno (halaman 6), pacaran itu membuat umur jadi sia-sia (halaman 13), pacaran itu tidak enak karena menambah dosa (halaman 23). Kenapa bisa begitu? Mau contoh? Pacaran saat ini itu identik dengan ciuman, pelukan dan bahkan lebih dari itu! Apa? Hubungan suami-istri tanpa nikah atau Marriage By Accident (MBA). Ngeri kan? Yang laki harus tanggung jawab, dan kalau lakinya nggak mau, perempuannya kan rugi dan nyesel banget pastinya.

Karenanya, penulis menyarankan pembaca untuk menjadi jomblo. Jomblo berasal dari bahasa latin jomblous yang berarti sendiri (halaman 2). Nah, sebenarnya menjadi jomblo itu tidak benar-benar sendiri. Karena jomblo di sini kan hanya tidak memiliki pasangan yang tidak sah, jadi masih ada keluarga, sahabat dan juga Allah bersama kita. Menurut penulis jomblo itu keren!

Lalu gimana kalau kelamaan jadi jomblo tetapi akhirnya kepikiran kok belum bertemu dengan jodohnya? Harus diingat bahwa semua makhluk itu akan memiliki jodohnya. Coba buka surat Ar-Rum ayat 21. Selain itu coba juga buka surat An-Nur ayat 26 yang menunjukkan bahwa jodoh adalah cermin diri. Orang baik akan mendapatkan jodoh orang baik pula, begitu sebaliknya orang yang tidak baik pun akan mendapatkan jodoh yang tidak baik pula.

Nah agar cinta menjadi indah, maka penulis menyarankan pembaca untuk memantaskan diri terlebih dahulu. Bagaimana caranya? Salah duanya dengan cara menyibukkan diri untuk membahagiakan orangtua dan menjadikan cita-cita sebagai nomor satu yang akan dilakukan semasa memantaskan diri (halaman 41).

Memantaskan diri dengan berkarya itu bermacam-macam, bisa dengan fokus menjadi penulis, ataupun menjadi enterpreuner muda. Penulis memberikan contoh pemuda yang sukses menjadi enterpreuner sejak muda, yaitu Hamzah Izzulhaq. Meski umurnya masih belasan tahun, namun sudah bisa menjadi pemilik bimbingan belajar terkenal di Jakarta. Sekarang omzet yang dia hasilkan mencapai 100 juta perbulan (halaman 70). Wow, amazing kan ya!

sumber: sangterasing.wordpress.com
sumber: sangterasing.wordpress.com

Kalau sudah sukses begitu, bisa dimulai menyeriusi orang yang dicintai dengan menikahi. Nah, dalam buku ini @ManJaddaWaJadaa memberi penjelasan tuntunan Islam, mulai dari ta’aruf hingga khitbah (halaman 102). Sebagai pelengkap, penulis juga menuliskan kisah-kisah cinta inspiratif muslim di zaman awal. Dari kisah Ali radhiAllahu ‘anhu dan Fatimah radhiAllahu ‘anha, anak Abu Bakar radhiAllahu ‘anha dan istrinya hingga kisah pemakan apel haram yang kemudian dia cari pemiliknya (halaman 114-140).

Buku ini ditulis dengan bahasa remaja, ngalir dan mudah dimengerti, karena memang sejatinya sasaran pembacanya adalah remaja. Dengan demikian, buku 154 halaman ini direkomendasikan bagi Anda, khususnya yang lagi galau karena putus cinta. Galau? Nggak zaman lagi! Baca buku ini biar move On!🙂

 

Silakan Tinggalkan Jejak

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s