Buku Saku Renungan Al-Qur’an

Menguak Makna Dahsyat Ta’awudz

Judul                            : Buku Saku Renungan Al-Qur’an

sumber: http://www.penerbitzaman.com/
sumber: http://www.penerbitzaman.com/

Penulis                          : Syekh Abdul Qadir Al-Jailani

Penerjemah                   : Aguk Irawan

Editor                           : Juman Rofarif & Cecep Romli

Penerbit                       : Zaman

Tahun Terbit                : Cetakan I, April 2015

Jumlah Halaman          : 300 halaman

ISBN                           :  978-602-1687-50-5

Peresensi                     : Muhammad Rasyid Ridho, Pegiat di Bondowoso Writing Community

Ta’awudz adalah salah satu yang paling sering diucapkan oleh setiap Muslim. Dari segala yang bersifat ibadah seperti akan membaca Al-Qur’an, mengawali shalat hingga yang bersifat duniawi seperti ketika akan tidur. Dalam Al-Qur’an ayat ta’awudz tercantum dalam surat an-Nahl ayat 98.

Dalam buku Buku Saku Renungan Al-Qur’an karya Syeh Abdul Qadir Al-Jailani menuliskan bahwa para ahli tafsir mengatakan bahwa sebab turunnya ayat ini karena suatu peristiwa pada suatu subuh. Kala itu Rasulullah membaca surat an-Najm dan al-Layl. Ketika Rasulullah membaca sampai surat an-Najm ayat 19-20, Rasulullah terserang kantuk berat.

Ketika itu kemudian setan melontarkan sesuatu kepada beliau, sehingga beliau melantur dan berucap, “Itulah gharaniq yang mulia, dan sesungguhnya syafaat mereka diharap.” Kaum musyrikin menyebut berhala-berhala mereka dengan gharaniq. Mendengar bacaan Nabi yang salah, membuat para musyrikin bergembira, bahkan mereka sampai sujud karena menganggap Nabi kembali kepada ajaran nenek moyang.

Rasulullah merasa sedih dengan fitnah tersebut. Hingga kemudian fitnah tersebut Allah hapus dan kaum musyrik kembali pada kesesatan dan kebencian mereka kepada kaum Muslim. Setelah itu turunlah ayat, “Ketika engkau hendak membaca Al-Qur’an, mintalah perlindungan kepada Allah dari setan yang terkutuk (an-Nahl ayat 98).”

Dalam buku yang berjudul asli Majalis fi Mawa’izh al-Qur’an wa al-fazh al-Nubuwwah ini Syekh Abdul Qadir Al-Jailani menjelaskan bahwa a’udzu semakna al-isti’adzah, al-istijarah, al-iltija’, al-ma’adz, dan al-multaja. Maka, a’udzu billah berarti “aku berlindung kepada Allah, atau “inilah pelindungku dari apa yang aku takuti” atau “orang yang melindungi dan membelaku (halaman 12).”

Tujuan seseorang memohon perlindungan kepada Allah, adalah agar ia terjaga dari kejahatan setan. Setan berasal dari kata asy-syathan yang berarti tali yang panjang dan malang-melintang. Dalam arti lainnya, disebut al-bu’d yang berarti jauh. Hal ini bermakna bahwa setan adalah makhluk yang jauh dari kebaikan, yang berarti jauh dari Allah.

Karenanya, dengan membaca ta’awudz berarti manusia semakin mendekat kepada kebaikan kebaikan, Allah dan Surga, sebaliknya dia akan semakin jauh dengan kejahatan, setan dan neraka. Dalam buku ini juga Syekh al-Jailani membeberkan manfaat dari ta’awudz. Pertama, akan menjadi istiqamah dalam beragama. Kedua, selamat dari kejahatan setan yang terkutuk. Ketiga, masuk dalam benteng kokoh yang tidak dapat ditembus setan akan mencelakakannya. Keempat, mencapai perjumpaan yang penuh kejujuran (al-liqa’ al-amin) bersama para Nabi, shiddiqin (orang-orang yang jujur), syuhada (orang-orang yang mati syahid) dan orang-orang saleh. Kelima, mendapat bantuan (ma’unah) Tuhan Penguasa langit dan bumi (halaman 16).

Dalam buku 300 halaman ini al-Jailani tidak hanya membahas tentang makna ta’awudz, tetapi juga tentang makna basmalah dan lain-lain. Buku yang direkomendasikan untuk dibaca setiap Muslim. Dengan harapan akan semakin mengerti cara-cara yang mendekatkan dengan Allah dan kemudian menjauhkan diri dari setan. Semoga!

scan0078

*dimuat di harian singgalang 1 November 2015

*diikutkan Islamic Reading Challenge 2015  http://yukmembacabukuislami.blogspot.co.id/2014/12/islamic-reading-challenge-isrc-2015.html

Silakan Tinggalkan Jejak

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s