Keajaiban Mitokondria: Menyembuhkan Penyakit-Penyakit Yang Belum Ada Obatnya Karya Katsunari Nishihara

cover-buku-keajaiban-mitokondria

Pola Hidup Yang Menyehatkan

Judul                            : Keajaiban Mitokondria: Menyembuhkan Penyakit-Penyakit Yang Belum Ada Obatnya

Penulis                          : Katsunari Nishihara

Penerjemah                   : Dian Kusuma Wardani

Editor                           : Kanya Puspokusumo

Penerbit                       : Qanita

Tahun Terbit                : Pertama, Desember 2015

Jumlah Halaman          : 258 halaman

ISBN                           :  978-602-1637-92-0

Peresensi                     : Muhammad Rasyid Ridho, Pengajar Kelas Menulis SD Plus Al-Ishlah Bondowoso

Hidup sehat adalah anugerah yang didambakan semua manusia dan tidak ada pula orang yang ingin sakit. Namun, terkadang manusia memiliki rasa malas dan kurang dalam menjaga tubuh agar tetap sehat. Sehari-harinya melakukan pola hidup yang tidak baik bagi kesehatan, baik disadari ataupun tidak, seperti merokok dan mabuk.

Katsunari Nashihara, M.D., Ph. D menulis sebuah buku yang berjudul Keajaiban Mitokondria; Menyembuhkan Penyakit-Penyakit Yang Belum Ada Obatnya. Dalam buku ini disebutkan ada beberapa macam pola hidup yang menyehatkan tubuh. Ada tiga aktivitas yang harus dilakukan manusia untuk menjalani kehidupan.

Pertama adalah bernafas. Manusia akan meninggal jika tidak bernafas selama 5 menit. Kedua, adalah makan. Apabila manusia tidak makan, maka sumber energi panas tidak akan tersuplai bagi pernapasan, sehingga manusia dapat meninggal meskipun dapat bernapas. Ketiga adalah tidur. Meskipun tidur terlihat tidak memiliki hubungan langsung bagi pemeliharaan kehidupan, sebenarnya tidur merupakan faktor yang sangat penting untuk mengistirahatkan tubuh. Mengistirahatkan tubuh dapat mengurangi efek gravitasi, menghilangkan “energi posisi” saat duduk maupun ketika berdiri yang tidak boleh diabaikan dalam proses metabolic turnover dan proses pernapasan sel (halaman 62).

Pernapasan merupakan metabolisme energi, energi sangat penting bagi kehidupan. Apabila energi tidak keluar, perputaran kehidupan tidak akan berjalan. Energi yang keluar disebut metabolisme energi. Metabolisme berarti pertukaran. Pusaran energi akan bersirkulasi dengan pusaran materi sehingga aliran materi dapat terganti.

Bernapas yang baik adalah dengan hidung, bukan melalui mulut. Bernapas dengan mulut merupakan awal dari munculnya berbagai jenis penyakit dan juga menjadi penyebab disposisi pada wajah. Apabila bernapas dengan mulut, Anda akan terkena berbagai jenis penyakit akibat kuman-kuman yang ada dalam mulut dari tonsil yang berada di pangkal lidah.

Manfaat dari pernapasan hidung adalah, pertama memperkuat daya kekebalan tubuh. Kedua, menghilangkan kuman. Ketiga, meningkatkan persentase sirkulasi oksigen saat pernapasan paru-paru dengan melembapkan udara. Keempat, mengatasi bau dan terakhir mengaktifkan otak dan jantung (halaman 75).

Pola hidup sehat berikutnya adalah mengunyah dengan kedua rahang. Makan dengan mengunyah menggunakan kedua sisi gigi merupakan aturan dasar. Kunyah makanan dengan gigi bagian kanan dan kiri minimal 30 kali. Jika makan hanya menggunakan satu sisi rahang, maka akan menyebabkan disposisi wajah.

Mengunyah makanan dengan lembut akan mengaktifkan otot mengunyah dan akan memaksimalkan kerja tonsil. Ada banyak sekali persendian dalam tubuh manusia, misalnya tulang wajah, tengkorak, tulang dagu dan gigi, dan hanya mamalia saja dilakukan proses pembuatan sel darah putih pada persendian tulang tersebut. Apabila sendi-sendi tulang tersebut menerima rangsangan yang sesuai, proses pembentukan sel darah putih dimulai (halaman 87).

Cara hidup sehat yang ketiga adalah tidak makan atau minum yang dingin. Makanan ataupun minuman yang dingin tidak baik untuk kesehatan, karena jika suhu badan berubah melebihi ketentuan, maka makhluk berdarah panas akan mati. Mengonsumsi makanan dan minuman dingin secara terus menerus dapat menyebabkan penyakit Amyotropic Lateral Scleroris (ALS), Multipel Sklerosis, radang usus besar, rematik, asma, pneumonia (radang paru-paru), diabetes, demam otak, inflamasi otak yang menyebabkan tumor atau sarkoma, dan leukimia (halaman 92).

Pola hidup yang menyehatkan berikutnya adalah beristirahat (tidur) minimal 8 jam. Tidur bertujuan menghilangkan gaya gravitasi. Tujuan menghilangkan gaya gravitasi adalah untuk mengistirahatkan tulang dan otot. Jika kita tidak merebahkan tubuh dan kurang tidur, maka akan terjadi gangguan pada sel saraf produksi dara sehingga saraf glikolisi dan pernapasan sel akan rusak. Untuk mengurangi efek gaya gravitasi, orang dewasa perlu tidur selama 8 jam dan anak-anak 10 jam (halaman 137).

Pola hidup sehat lainnya adalah senam ringan dan yang terakhir berjemur pada pagi hari untuk menyerap energi matahari, bisa sambil jalan-jalan. Tak pelak, buku setebal 258 halaman ini sangat direkomendasikan, karena berisi pengetahuan tentang pola hidup sehat dan juga tips agar hidup sehat lainnya. Selamat membaca!

resensi-buku-keajaiban-mitokondria-di-jateng-pos-27-november-2016

*dimuat di Jateng Pos 27 November 2016

Silakan Tinggalkan Jejak

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s