Jodohku Maunya Sih Kamu Karya Ust. Wijayanto

cover-jodohku-maunya-sih-kamu

Resep Rumah Tangga Dari Ustadz Wijayanto

Judul                            : Jodohku Maunya Sih Kamu, Ngaji Bareng Ust. Wijayanto

Penulis                          : Ustadz Wijayanto

Editor                           : Fajar Kurnianto & Cecep Romli

Penerbit                       : Noura Books

Tahun Terbit                : Pertama, Desember 2015

Jumlah Halaman          : 292 halaman

ISBN                           :  978-602-385-083-9

Peresensi                     : Muhammad Rasyid Ridho, Pengajar Kelas Menulis di SD Muhammadiyah Bondowoso

Suatu ketika datanglah seorang sahabat wanita kepada Rasulullah, meminta dijodohkan dengan orang yang tepat. Sahabat wanita ini adalah kakak dari sahabat yang kaya raya bernama, Abdurrahman bin ‘Auf. Karena kekayaannya itulah, Rasulullah pun menjodohkan dia dengan sahabat ternama yang bernama Bilal.

Setelah tahu bahwa dijodohkan oleh bilal yang merupakan hamba sahaya dari Habasyah yang rambutnya mirip anggur dan hitam sekali, tentu saja adik Abdurrahman kaget dan pulang. Esoknya kembali lagi dan bertanya kembali kepada Rasulullah, dan Rasul pun tetap menjodohkan dia dengan Bilal.

Suatu ketika dia mendengar adzan, dan dia pun mengangumi muadzin tersebut. Hingga suatu saat datang kembali kepada Rasulullah dan meminta dijodohkan dengan muadzin kala itu. Akhirnya, setelah diberitahu bahwa muadzin adalah Bilal, dan dia pun mau menikahinya.

Kata ustadz Wijayanto hal ini menunjukkan bahwa setiap sesuatu ataupun manusia memiliki kelebihan (halaman 9). Tidak hanya bisa dilihat dari sisi yang jelek saja, namun coba dilihat dari sisi lain yang ternyata sangat baik, seperti Bilal misalnya. Begitulah dalam hal jodoh yang misteri, dalam hidup insani.

Manusia memang selalu memilih yang terbaik menurut versinya, bisa kaya, cantik, atau pintar. Tetapi, terkadang Allah malah memberi yang tidak sesuai kriteria kita, namun ternyata jauh lebih baik dari yang dibayangkan. Misalnya, para artis yang pacaran berlama-lama, cantik dan ganteng, ternyata juga cuma sebentar usia pernikahannya kemudian cerai. Bisa jadi itu karena tidak berkah diawali dengan hal yang mendekati zina dan patokan mencari pasangannya tidak sesuai petunjuk Rasulullah Saw (halaman 79).

Maka patokan mencari jodoh itu bukan hanya keinginan diri manusiawi, tetapi berdasarkan petunjuk Nabi. Pertama, baik secara kecantikannya. Dua, baik secara kekayaannya. Ketiga, baik secara nasab. Dan, keempat semua boleh hilang tetapi satu ini yang harus ada yaitu baik secara agama.

Nah, jika telah menemukan pasangan jiwa. Maka dalam buku Jodohku Maunya Sih Kamu karya Ustadz Wijayanto juga memberi tips tentang melanggengkan kehidupan pernikahan pasangan Muslim. Konsep rumah tangga Islam itu harus baiti jannati yang berarti rumahku adalah surgaku. Bagaimana mewujudkannya? Yaitu surga istri adalah ridha suami, dan surga suami ada pada istri (halaman 17).

Surganya tidak hanya bersifat badani, namun juga yang bersifat tingkah laku, yaitu taat kepada suami. Jika, tidak taat kepada suami, meski secantik artis dunia pun tidak akan mensurgakan rumah tangga, suami tak akan merasa disurgakan. Kenapa suami harus ditaati? Karena suami itu sebagai pemimpin yang tanggung jawabnya tidak hanya di dunia tetapi juga di akhirat (halaman 21).

Jika istri harus taat, maka suami harus berlaku baik kepada istri. Istri yang berbuat keburukan maka harus dinasehati dengan cara yang baik, tidak boleh memaksa istrinya (halaman 36). Jika sudah baik, jangan dicari kejelekannya (halaman 23). Karena Rasulullah mengajarkan bahwa dia adalah sebaik-baik orang yang memuliakan istrinya (halaman 25). Maka, sudah semestinya pula suami dan istri tidak berhenti belajar dan memahami pasangan, juga mengerti apa kewajiban dan hak masing-masing.

Rumah tangga itu tidak akan selalu adem ayem, pasti ada gejolak yang membuat rumah jadi ramai. Nah, saran Ustadz Wijayanto dalam buku ini adalah sebaiknya pasutri yang di siang hari tengkar, maka malamnya harus saling memaafkan. Dengan begitu insya Allah akan terjalin kembali kasih sayang seperti semula (halaman 32).

Kemudian Ustadz Wijayanto menyarankan setiap orang harus memiliki empat hal yaitu, sabar, syukur, pikir dan zikir. Karena mengarungi bahtera rumah tangga itu ada ombak yang bisa menggulung juga ada kapal lain yang lebih besar nan indah. Dengan keempatnya, maka insya Allah bisa selamat sampai ke Surga.

Sebuah buku yang disarikan dari ceramah-ceramah Ustadz Wijayanto ini benar-benar berisi, baik keilmuan juga joke segar yang biasa menjadi kelakar beliau. Tak pelak buku setebal  292 halaman ini dibaca oleh Muslim dan Muslimah, guna menambah ilmu agama khususnya tentang jodoh dan rumah tangga. Selamat membaca!

resensi-jodohku-maunya-sih-kamu-jateng-pos-11-desember-2016

*dimuat di Jateng Pos 11 Desember 2016

Iklan

Silakan Tinggalkan Jejak

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s