Rahasia Suami & Istri Pembawa Rezeki Karya Agoes Noer Che

Rezeki Berlimpah Dengan Menikah

cover-rahasia-suami-pembawa-rezeki

Judul                            : Rahasia Suami & Istri Pembawa Rezeki

Penulis                          : Agoes Noer Che

Editor                           : Cecep Hasanuddin

Penerbit                       : Mizania

Tahun Terbit                : Pertama, November 2016

Jumlah Halaman          : 160 halaman

ISBN                           :  978-602-418-128-4

Peresensi                     : Muhammad Rasyid Ridho, Pengajar Kelas Menulis SD Plus Al-Ishlah Bondowoso

“Dan nikahkanlah orang-orang yang masih membujang di antara kamu, dan juga orang-orang yang layak (menikah) dari hamba-hamba sahayamu yang laki-laki dan perempuan. Jika mereka miskin, Allah akan memberikan kemampuan kepada mereka dengan karunia-Nya. Dan Allah Mahaluas (pemberian-Nya) lagi Maha Mengetahui.” (Surat an-Nur ayat 32)

Islam mensyariatkan menikah dengan berbagai alasan, di antaranya menjadikannya sebagai sarana kebutuhan biologis manusia dengan jalan yang  halal, selain itu juga guna melanggengkan dan menghindarkan manusia dari kepunahan, dan sebagai sarana beribadah kepada Allah Swt.

Seperti ayat yang disebutkan di atas, Allah Ta’ala berjanji mensyariatkan pernikahan bagi laki-laki bujang dan perempuan perawan, disertai janji bahwa Allah menganuriakan kepada mereka rezeki, tidak hanya itu rezeki itu juga akan didapatkan oleh anak-anak mereka kelak. Sehingga jika ketika bujang dalam keadaan miskin, maka ketika telah menikah akan mendapatkan kecukupan dari Allah Swt.

Menikah memang didambakan, namun masih banyak yang ragu dengan berbagai alasan. Salah satunya karena masih tidak mampu dalam hal ekonomi. Karenanya, memang perlu meyakinkan diri dengan janji Allah dalam ayat 32 di surat an-Nur tersebut. Selain itu, juga harus melakukan berbagai hal yang menjadi kewajiban dan konskwensi dalam pernikahan dengan penuh tanggung jawab.

Dalam buku Rahasia Suami & Istri Pembawa Rezeki karya Agoes Noer Che tercantum beberapa hal yang wajib dilakukan oleh pasangan suami istri dalam rangka berharap meraih karunia Allah berupa rezeki yang halal dan berkah. Pertama, taat. Pasangan suami istri tentu saja harus taat kepada Allah dan Rasul.

“Barangsiapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar. Dan memberinya rezki dari arah yang tiada disangka-sangkanya. Dan barangsiapa yang bertawakkal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluannya). Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan yang (dikehendaki)-Nya. Sesungguhnya Allah telah mengadakan ketentuan bagi tiap-tiap sesuatu.” (Surat ath-Thalaq ayat 2-3)

Orang yang taat kepada Allah Swt. biasa disebut juga orang yang bertaqwa. Ada tiga hal yang Allah janjikan kepada orang yang bertakwa. Pertama, Allah memudahkan dan memberikan jalan keluar dari masalah-masalah yang menimpa, utamanya masalah ekonomi dan masalah rumah tangga. Kedua, Allah akan memberikan rezeki dari arah yang tak disangka-sangka. Ketiga, jika mereka juga tawakkal, maka Allah akan mencukupkan keperluannya (halaman 18).

Selain itu suami dan istri wajib melakukan kewajiban mereka masing-masing dengan penuh tanggung jawab. Suami memikul amanah dari Allah sebagai pemimpin bagi istri dan anaknya. Suami harus bekerja keras untuk menafkahi dan memenuhi kebutuan keluarganya. Sedangkan selain taat kepada Allah dan Rasul, istri juga berkewajiban taat kepada suaminya selama tidak bermaksiat kepada Allah Swt (halaman 24). Istri juga menjaga kehormatan dan juga harta sang suami (halaman 42).

Dalam kehidupan sehari-hari suami harus menggauli sang istri dengan baik,  begitu juga dengan istri wajib melayani sang suami dengan baik. Wajar jika suami atau istri memiliki rasa cemburu, tetapi harus tetap wajar. Selain itu sang suami harus setia kepada istri (halaman 36), karena tentu saja banyak godaan di luar rumah yang dihembuskan oleh syaitan. Maka, sesuai anjuran Nabi, jika tergoda dengan wanita lain, segeralah datang kepada sang istri. Karena, jika terjadi perselingkuhan, maka itulah pengkhiatan yang besar. Karena, perjanjian nikah itu sangat besar sebagaimana dalam Al-Qur’an disebut sebagai mitsaqan ghalizha.

Nah, itulah mengapa pula di dalam rumah istri juga sangat dianjurkan untuk berhias (halaman 31), ketimbang di luar rumah. Karena di rumahlah, lelaki yang halal untuk memandangnya selama mungkin, bahkan lebih dari itu, yaitu suami. Kewajiban suami lainnya adalah mendidik dan memberi pengertian kepada istri dengan cara yang baik, sedangkan istri wajib ikhlas menerima berapapun yang diberikan oleh suami dari usahanya yang halal, juga selalu meminta ridha dari sang suami (halaman 59).

Berdasarkan inilah tak pelak, buku setebal 160 halaman ini sangat direkomendasikan dibaca tidak hanya oleh mereka yang akan menikah, tetapi juga yang telah menikah sebagai sarana instropeksi dan perbaikan kualitas diri. Selamat membaca!

*dimuat di harian singgalang 29 Januari 2017

Iklan

Silakan Tinggalkan Jejak

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s