Jodoh Pilihan Hati Karya Ikhsanun Kamil Pratama & Foezi Citra Cuaca

cover jodoh pilihan hati

Cara Tepat Mencari Jodoh Pilihan Hati

Judul                            : Jodoh Pilihan Hati

Penulis                          : Ikhsanun Kamil Pratama & Foezi Citra Cuaca

Editor                           : Yadi Saeful Hidayat

Penerbit                       : Mizania

Tahun Terbit                : Pertama, Maret 2017

Jumlah Halaman          : 152 halaman

ISBN                           :  978-602-402-418-7

Peresensi                     : Muhammad Rasyid Ridho, Pengajar Kelas Menulis SD Plus Al-Ishlah Bondowoso

Semua manusia dewasa yang normal tentu saja ingin bertemu dengan belahan jiwa yang menjadi jodohnya. Namun memang, mencari jodoh tak semudah membalik telapak tangan. Perlu cara yang tepat dan perjuangan yang keras agar jodoh segera merapat. Ikhsanun Kamil Pratama dan Foezi Citra Cuaca, dua penulis muda sekaligus suami istri ini kembali menulis karya terbaru guna memberi pencerahan kepada jomblowan dan jomblowati tentang cara yang tepat dalam mencari jodoh.

Jika dalam buku Jodoh Dunia Akhirat mereka berdua menjelaskan tentang cara mencari jodoh dengan tahap cleansing, upgrading, dan selecting. Seperti artinya Cleansing adalah proses pembersihan diri dari segala hal yang akan menyulitkan mencari jodoh, seperti dosa dari maksiat kita kepada Allah di masa lalu. Pembersihan diri ini juga termasuk tentang  memaafkan diri sendiri dari kesalahan masa lalu, membersihkan dendam kepada seseorang, dan melepas rasa sakit tersebab patah hati yang pernah dialami di masa lalu (halaman 25).

Upgrading berarti memenuhi diri dengan banyak bekal untuk menjalani bahtera rumah tangga. Ada beberapa bekal yang penting untuk dipenuhi, seperti bekal ilmu menikah, skill mengarungi pernikahan dan kesiapan hati. Upgrading ini upaya pemantasan diri setelah upaya pembersihan diri dengan perbaikan diri sebaik-baiknya, agar Allah memberi jodoh terbaik bagi kita.

Sedangkan, selecting adalah tahap bagaimana cara memilih dan menentukan jodoh yang tepat bagi kita. Nah, hal ini ditulis lengkap dalam buku terbaru karya dua penulis yang juga disebut Romantic Couple tersebut yang berjudul, Jodoh Pilihan Hati. Ada tiga formula yang ditawarkan oleh mereka sebagai cara untuk mencari jodoh. Mereka menyebutnya dengan, “Cara Memilih Pasangan Hati.” (halaman 11)

Mirroring adalah proses bercermin untuk mengenali diri sendiri. Sebelum mencari pasangan, kedua penulis menginginkan agar pembaca mengenali diri sendiri, dari segi kebutuhan, kelebihan dan kekurangan. Maka perlu ada pertanyaan seperti ini, “Pantasnya dengan orang seperti apa sosok yang ada di depan cermin ini (halaman 11)?”

Dalam mirroring proses cleansing harus terus dilakukan (halaman 68). Pembenahan diri dan berdamai dengan diri yang akan menentukan berapa value yang dimiliki, sehingga layak memilih dan dipilih (halaman 97). Dengan mengenal diri utuh 100%, maka akan mudah untuk menentukan seperti apa pasangan yang dibutuhkan oleh diri.

Setelah mirroring, selanjutnya adalah matching yang maksudnya adalah mengenali pasangan. Bagaimana menemukan pasangan yang menyempurnakan diri kita dan sesuai kebutuhan kita. Bukan mencari pasangan  yang sempurna, dan itupun mustahil akan didapatkan di dunia nyata. Persamaan dengan pasangan untuk saling menguatkan, dan perbedaan untuk saling melengkapi (halaman 12).

Dalam proses ini, boleh ada pengantar atau rekomendasi dari teman yang terpercaya, tapi tetap karena ini adalah pernikahan yang akan kita jalani maka yang menentukan adalah kita sendiri. Soal kriteria, agama adalah pilihan utama (halaman 148). Kecenderungan hati memang perlu, tetapi jangan abaikan logika dan rasionalitas.

Dalam proses ini bisa terjadi penyamaan visi dan misi, yang mungkin saja akan terjadi diskusi yang alot. Karena memang harus ada penyatuan dua kepentingan menjadi satu komitmen. Hal ini bisa tentang pendidikan, tentang pekerjaan, tentang tempat tinggal, tentang kebiasaan diri yang berpotensi membuat konflik.

Penulis menerangkan,  bahwa proses membangun dan menyamakan komitmen ini sangatlah penting sekali. Harus di floorkan, bila ada suatu yang kurang sreg, langsung didiskusikan sampai betul-betul menemukan solusi yang win-win solution bagi kedua calon pasangan, bukan dalam keadaan terpaksa menerima. Namun, bila ada hal yang esensial yang tidak menemukan titik tengah, maka kemungkinan ada yang terbaik bagi kita lebih dari dirinya. Sedangkan, bila sudah oke di antara keduanya, penulis mengajak untuk memperjuangkan calon jodoh dunia akhirat tersebut (halaman 165).

Terakhir adalah completing, yaitu menerima pasangan hidup dengan mensyukurinya. Bila ada kekurangan, kita melengkapi, mengajaknya untuk terus memperbaiki diri. Bila ada kelebihan, kita menguatkan dengan terus membersamai. Inilah makna saling mengutuhkan. Buku ini juga dilengkapi dengan macam-macam bahasa cinta setiap orang, karakter dan personality manusia dan proposal pernikahan yang lengkap dan bisa dijadikan contoh. Sebuah buku yang layak Anda baca guna menemukan jodoh pilihan hati, sesuai hati nurani juga kebutuhan diri, dan mendapatkan ridho Ilahi. Semoga!

Iklan

Silakan Tinggalkan Jejak

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s