Khan Sepenuh Cinta Karya Nia Maharani

cover khan sepenuh cinta

Ketika Khan Menemukan Tuhan

Judul                            : Khan Sepenuh Cinta

Penulis                          : Nia Maharani

Editor                           : Ilona Alle, Jahar

Penerbit                       : Ikon (Imprint Penerbit Serambi)

Tahun Terbit                : Pertama, Desember 2017

Jumlah Halaman          : 278 halaman

ISBN                           :  978-602-61440-6-5

Peresensi                     : Muhammad Rasyid Ridho, Pengajar Kelas Menulis SMKN 1 Tapen Bondowoso

Agnostik adalah istilah untuk mereka yang mempercayai adanya Tuhan, tetapi tidak mau memilih keyakinan beragama. Seperti tokoh bernama Michael Khan dalam buku Khan Sepenuh Cinta karya Nia Maharani. Michael adalah keturunan Eropa Inggris dan Khan Mongolia. Meski begitu dia tidak memiliki keinginan untuk menelusuri bagaimana sejarah kehidupan nenek moyangnya.

Pertemuannya dengan gadis berkerudung menjadi awal yang membuat hidupnya beda. Rania Jasmine namanya. Perempuan yang sangat meyakini dan menjalankan perintah dan menjauhi apa yang dilarang oleh agamanya. Dia tidak mau bersalaman dengan lelaki yang bukan mahrom, dan bahkan sengaja untuk menghilang atau jauh dari jangkauan laki-laki.

Michael merasa aneh, sekaligus penasaran. Michael orang yang tidak meyakini agama, jadi ada keinginan untuk lebih tahu mengapa begitu kuat yang diyakini oleh Jasmine. Padahal bisa saja Nabi yang mereka yakini palsu, termasuk juga kitab sucinya adalah kitab suci buatan para nabi palsu.

Hingga kemudian takdir mempertemukan Michael dengan Yudhistira mahasiswa Indonesia yang pengetahuan dan mengerjakan keyakinan beragamanya dan Kakek Ma pengurus Masjid Jingjue.

Dari Kakek Ma, Michael mendapat cerita tentang Tughluk Timur Khan. Khan adalah istilah sebagai gelar untuk penguasa sebuah khanate. Banyak keturunan dari Ghengis Khan dalam rentang seratus tahun setelah kematiannya yang masuk Islam. Salah satunya adalah Tughluk Timur Khan. Seorang pemimpin yang mengagumkan. Cerdas dan jernih akalnya. Mampu menundukkan nafsu kepada kebenaran yang memanggil dan juga seorang yang bijaksana (halaman 63).

Pun begitu, dari Yudhistira Michael mendapat pencerahan tentang Islam dan sejarah peradaban Islam di berbagai dunia. Hal ini membuat Michael menjadi lebih tertarik kepada Islam dan sejarahnya. Termasuk sejarah hidup nenek moyang Michael. Dia tidak lagi benci sejarah, dan mau mencoba membuka hati tentang fakta nenek moyangnya beragama Islam.

Terhadap bacaan surat Ar-Rahman pun Michael terpukau. Hingga akhirnya, Michael memutuskan untuk masuk Islam. Mengimani Allah sebagai Tuhan dan Muhammad sebagai sang utusan. Michael melewati hari-hari di mana dia harus berbeda dengan hari-hari sebelumnya. Dia harus membagi waktu sebaik mungkin, karena ada bagian Allah yakni shalat lima waktu dalam sehari yang wajib ditunaikan.

Suatu ketika Michael harus lembur menyeselaikan tesis hingga lupa waktu, akhirnya Yudhis mengingatkan agar bisa membagi waktu. Karena ada hak Allah yang wajib ditunaikan saat Shubuh nanti. “Kalau kamu mendahulukan Allah, maka Dia akan memudahkan urusanmu (halaman 125).” Perjalanan menjadi mualaf memang tidak mudah. Ada ujian yang menghadang. Selesai dengan diri sendiri, kemudian keluarga yang tidak menerima dan sebagainya. Lalu bagaimana kisah antara Michael dan Jasmine? Baca sendiri buku ini saja ya.

Novel ini juga memahamkan kepada pembaca bagaimana seharusnya mengekspresikan cinta. Ada metode ta’aruf untuk memulai perkenalan dengan niatan untuk menikah. Sebuah upaya agar perkenalan tidak ternoda dengan perilaku-perilaku yang mendekati atau bahkan berzina.

Setting novel ini jadi mengingatkan bahwa sepekan ini viral kabar bahwa Masjid Raya di Kota Weizhou akan dirobohkan oleh pemerintah. Semoga upaya penghancuran masjid tidak terjadi dan kaum muslim minoritas mendapatkan toleransi dan keamaanan.

Tidak hanya menghibur, novel setebal 278 halaman ini juga memberikan inspirasi juga pengetahuan tentang banyak sejarah peradaban Islam. Sebuah buku yang layak dibaca untuk menemani akhir pekan Anda. Selamat membaca!

*dimuat di Harian Singgalang

**Ingin memesan buku? Ke Toko Buku Hamdalah wa http://bit.ly/085335436775
gabung juga di grup
 di http://bit.ly/TokoBukuHamdalahWhatsApp

***Ohya, kalau mau mencari info tentang buku baru, resensi buku, quotes dan info kuis atau giveaway berhadiah buku, bisa gabung ke channel telegram yang saya kelola yang bernama Buka buku Buka Dunia : t.me/bukabukubukadunia 

Silakan Tinggalkan Jejak

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s