Aku Bilang Permisi Karya Noor H. Dee

cover aku bilang permisi.jpg

Anak Menjadi Santun Dengan Kisah Menghibur

Judul                            : Aku Bilang Permisi

Penulis                          : Noor H. Dee

Ilustrator                      : Pawon Art

Editor                           : Nurhadiansyah

Penerbit                       : Noura Books

Tahun Terbit                : Pertama, Agustus 2016

Jumlah Halaman          : 20 halaman (Board Book)

ISBN                           :  978-602-385-154-6

Peresensi                     : Muhammad Rasyid Ridho, Pengajar Kelas Menulis di SD Plus Al-Ishlah Bondowoso

Tanpa sengaja, baru saja saya menonton video bullying atau perisak yang yang dilakukan anak SMP terhadap temannya yang katanya viral melalui akun instagram Lambe Turah. Saya tidak perlu menceritakan bagaimana jahatnya perlakuan mereka, juga tidak berdayanya teman-temannya yang hanya melihat bahkan ikut menertawakan.

Dalam sebuah status facebooknya, penulis buku Islami yang juga dosen Psikologi, Intan Savitri mengatakan bahwa perilaku bullying disebabkan salah satunya adalah karena perilaku agresi yang normal muncul pada usia 2 tahun, yang tidak ditangani dengan baik oleh orangtua. Intan menambahkan, “Jadi jelas perilaku bully, dibentuk, bukan keturunan, dan itu terbentuk pada saat usia sangat muda. Ketika, orang-tua dan orang yang signifikan dalam hidupnya ada disekitarnya.”

Masih menurut Intan, penyebab perilaku agresi pada umur 2 tahun yang sebenarnya normal itu menjadi tidak tertangani adalah. Pertama, tidak diajarkan apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan ketika berinteraksi dengan orang lain, baik kepada adik atau anak yang lebih muda, sebaya ataupun dengan orang tua.

Kedua, tidak diberi batasan tentang sentuhan yang boleh dan tidak boleh saat interaksi (baik verbal maupun nonverbal). Ketiga, ketika anak melalukan tindak agresif orangtua membiarkan. Keempat, anak tidak diajarkan untuk asertif (mengutarakan keinginannya dengan dengan sopan dan jelas). Kelima, anak melihat model kekerasan di rumah.

Saya mencoba menghubungkan penyebab pertama dengan sebuah buku anak. Mengajarkan etika atau sopan santun kepada anak adalah kewajiban orangtua, sekalipun memang masih ada orangtua yang lalai terhadap hal ini. Selain melalui pengajaran verbal, orangtua bisa mengajarkan melalui teks atau sebuah buku anak. Ya, itulah mengapa Mendikbud terus menumbuhkan minat baca sebagai upaya pembentukan karakter generasi bangsa.

Salah satu buku anak yang cocok menjadi bacaan anak atau menjadi bahan didongengkan kepada anak oleh orangtua adalah boardbook Seri Anak Hebat yang diterbitkan oleh Nourabook. Buku ini bercerita tentang Naura dan Nabil, salah satu judulnya adalah Aku Bilang Permisi.

Buku ini bercerita tentang Naura, Nabil, Ayah dan Bunda menonton sirkus. Pada saat itu, tempat di mana diadakan sirkus ramai sekali. Ketika mereka berjalan ke tempat membeli tiket, Ayah dan Bunda mengatakan “Permisi” kepada orang-orang yang dilewatinya. Mendengar itu Naura dan Nabil pun mengikuti orangtuanya dengan mengatakan permisi kepada orang-orang yang dilewatinya.

Ketika selesai membeli tiket dan masuk ke ruang sirkus, mereka melewati banyak orang. Karena mereka harus mencari tempat duduk yang masih kosong, mereka pun mengucapkan “Permisi” kepada orang-orang yang dilewati. Begitu sederhana kisah dalam buku ini mengajarkan budi pekerti, sopan santun kepada anak.

Dengan begitu, buku ini bisa menjadi salah satu upaya orangtua mengajarkan anaknya untuk memiliki sopan santun atau seperti kata Intan yaitu untuk mengajarkan anak apa yang boleh dilakukan dan apa yang tidak boleh dilakukan ketika berinteraksi dengan orang lain. Meski memang dalam judul buku ini, orangtua hanya mengajarkan apa yang harus dilakukan saat melewati banyak orang. Dengan membacakan buku ini pula orangtua bisa mengevaluasi diri apa sudah mengajarkan etika atau lebih tepatnya apa sudah memberikan teladan untuk bersikap sopan kepada orang lain?

Bagi anak buku ini akan sangat menghibur, selain sedikit kata dan gambar berwarna, dalam buku ini juga dilengkapi dengan games menghitung dan kamus mini bahasa Arab dan Inggris. Maka, layaklah kalau buku ini direkomendasikan untuk menjadi hadiah bagi anak atau adik Anda. Sebuah buku yang menghibur, sekaligus mengajarkan etika dengan tidak menggurui. Selamat membaca!

*dimuat di Harian Singgalang 30 Juli 2017
*bisa dipesan di Toko Buku Hamdalah wa http://bit.ly/085933138891 gabung juga di grup di http://bit.ly/TokoBukuHamdalahWhatsApp dan http://bit.ly/TokoBukuHamdalahTelegram
* info buku, quotes buku, review buku,  bisa bergabung di channel telegram: t.me/bukabukubukadunia

Iklan