Enteng Jodoh Enteng Rezeki Karya Ippho Santosa dan Imam Shamsi Ali

IMG_20171120_163628.jpg

“Kak kok kakak belum nikah? Kan dua adiknya sudah nikah.” tanya salah satu adik kelas menulis di SD Muhammadiyah Bondowoso.

“Kakak nggak mau nikah ta?” ada lagi yang nyeletuk seperti itu.

Saya tersenyum, dalam hati juga gebetan dengan pertanyaan mereka.

Kemudian, saya menjawab, “Doakan kakak ya, semoga segera bertemu jodoh dunia akhirat.”

Semua menjawab serentak, “Iya kak, saya doakan.”

Saya amini dalam hati.

Baiklah di atas curcol 😀

Saya mau cerita, sekitar sebulan lalu saya membaca buku yang berjudul Enteng Jodoh Enteng Rezeki karya Ippho Santosa & Tim Khalifah dan Imam Shamsi Ali.

Lumayan tipis, hardcover dan khas Mas Ippho gitu. Enak dibaca, ngajak berpikir, dan membuat pemahaman. Di dalamnya ada beberap bab. Dari serba-serbi kebahagiaan, serba-serbi wanita, serba-serbi penafkahan, serba-serbi anak, dan serba-serbi pernikahan, khusus yang terakhir ini ditulis Imam Shamsi Ali.

Disebutkan dalam buku ini bahwa menikah itu membuat bahagia, namun menjadi jomblo belum tentu tidak bahagia. Nah, Mas Ippho sering menyerukan #NikahSana dalam buku ini memberikan saran bagi yang bertanya jodohnya mana?:

  1. Bukan Jodoh yang tidak ada. Mungkin kepantasan yang belum ada. Pantaskan diri, perbaiki diri. Yakinlah, itu cara terbaik menjemput jodoh.
  2. Wanita mestinya juga menjemput jodoh, nggak berdiam diri. Caranya? Ya itu tadi, dengan memantaskan diri dan memperbaiki diri.
  3. Niatm dan kepantasanmu, menentukan siapa jodohmu. Pengin jodoh yang baik? Perbaiki niatmu dan kepantasanmu (halaman 26)

Masih ada saran yang lainnya, enaknya teman-teman (yang masih jomblo) baca langsung saja bukunya.

Dalam bab Serba-Serbi Wanita Mas Ippho juga membahas tentang perlukah mencari pasangan setipe? Orang-orang cenderung mencari pasangan yang setipe, Seperti persamaan hobi, karier, penghasilan, latar belakang pendidikan, meski tidak semua. Namun, memilih yang berbeda ternyata memiliki bonus, seperti karena berbeda, maka akan ada penyesuaian yang akan memicu dan mamacu kita menjadi pribadi yang bertumbuh. Selain itu, perbedaan ini juga bisa membantu sistem kekebalan tubuh pada keturunan (halaman 45).

Buku ini menarik lah (khususnya bagi para jomblo-tapi yang sudah nikah boleh baca buku ini juga kok, ilmu enteng rezeki Mas Ippho kan juga dibutuhkan he).

Jadi, selamat membaca ya!

Info buku lainnya gabung ke channel telegram http://bit.ly/bukabukubukadunia
Ingin memesan buku silakan gabung ke http://bit.ly/TokoBukuHamdalahWhatsApp

Iklan